KOTA BATU | B.news.id – Secara aklamasi, Sentot Ari Wahyudi Sos MM, dipercaya memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu, masa bakti 2022 - 2026.
Hasil tersebut, disepakati dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Batu yang diselenggarakan sejak Jumat 25 November 2022 kemarin, di Hall Arjuna, Hotel Selecta.
Ketua Penjaringan dan Penyaringan bakal calon ketua KONI Kota Batu 2022- 2022, Sumadi, menyebutkan hasil masukan dihimpun berdasarkan surat dukungan masyarakat melalui Cabang Olahraga.
"Sentot Ari Wahyudi mengantongi dukungan 21 surat dari 23 surat yang masuk," kata Sumadi kepada B-news.id Sabtu (26/11/2022).
Sekadar informasi, nama selain Sentot Ari Wahyudi, ada Ghaib Sampurna yang hajya mendapat 1 dukungan dan 1 surat dukungan dinyatakan tidak sah, karena yang dicalonkan tidak mengembalikan formulir kesediaan.
"Hasil dukungan Cabor yang disampaikan melalui surat ke tim penjaringan, dan penyaringan sebanyak 23 surat," imbuh Sumadi.
Di tempat yang sama, pimpinan sidang, Suyanto menyebutkan berdasarkan hasil laporan tim penjaringan dan penyaringan serta sesuai peraturan musorkot bahwa bakal calon ketua minimal harus mendapat dukungan 20 �ri Cabang Olahraga di Batu.
"Maka hanya Sentot Ari Wahyudi yang telah memenuhi ketentuan itu, sehingga diputuskan yang maju sebagai calon ketua umum KONI hanya satu atau tunggal hanya Sentot," tegas Suyanto.
Berdasarkan peraturan musorkot KONI, masih kata Suyanto, jika hanya ada satu calon ketua, maka diputuskan dipilih secara aklamasi.
Terpilihnya Sentot Ari Wahyudi sebagai Ketua Umum KONI Batu 2022-2026 sudah banyak yang memprediksi. Mengingat pengalaman dirinya sebagai wakil ketua KONI 2018-2022.
Setelah dinyatakan terpilih secara aklamasi, Sentot didapuk ke panggung untuk sambutan sekaligus menutup kegiatan Musorkot KONI Batu. Sebelum naik mimbar Sentot memanggil Ghaib Sampurno untuk diajak bersalaman dan foto bersama.
"Agar tidak terjadi salah faham, dalam berdemokrasi wajar terjadi beda pilihan tetapi persaudaraan dalam mengembangkan olahraga tetap dijalin," ucap Sentot sambil mengangkat tangan Ghaib diiringi tepuk tangan membahana ruangan sidang Musorkot.
Ketua Umum KONI Batu masa bhakti 2022- 2026, Sentot Ari Wahyudi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ketua KONI demisioner yang telah menyelenggarakan musorkot dengan lancar dan tertib. Demikian pula kepada peserta musorkot yang mendukungnya menjadi ketua.
"Terima kasih untuk ketua demisioner, yang sudah telah melaksanakan Musorkot dengan sukses, demikian pula dengan peserta musorkot," ungkap Sentot.
Dalam era demokrasi, lanjut dia, memilih dan tidak merupakan sesuatu yang wajar. Oleh karena itu saya tetap merangkul semua pihak demi suksesnya kegiatan olahraga di Kota Batu.
"Saya akan menampung semua masukan dan saran yang disampaikan masing- masing komisi. Namun demikian saya persilahkan untuk memberi masukan lainnya jika dianggap perlu untuk kemajuan olahraga kita. Tentu akan kita bahas dalam rapat kerja nanti" lanjutnya.
Sentot memaparkan, langkah pertama setelah dipilih, dirinya akan membentuk kepengurusan bersama tim formatur, selanjutnya menyusun visi misi bersama timnya.
"Terus terang saya belum menyusun visi misi, tapi sudah ada di tim. Tinggal mengeloborasi dengan masukan yang disampaikan komisi- komisi dalam persidangan tadi" tambahnya.
Kendati demikian, Sentot Ari Wahyudi sangat mendukung program Grand desain olahraga nasional yang diatur dalam Perpres 86 tahun 2021.
"Oleh karena itu saya akan lakukan pembinaan calon atlit sejak usia dini kerjasama dengan diknas. Talenta mereka terus kita pantau. Bakat anak bidang olahraga apa, baru kita lakukan seleksi dan terus dibina sesuai bakatnya," pungkas Sentot. (inu)
Editor : Zainul Arifin