KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mojokerto pada Kamis, (26/2) sore, dengan dua agenda utama, yakni meresmikan penambahan kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mojolagres serta menyerahkan bantuan sosial (bansos) dan taliasih bagi pilar-pilar kesejahteraan sosial.
Agenda diawali dengan peresmian instalasi pengolahan air (IPA) baru di SPAM Regional Mojolagres yang berlokasi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg.
Baca Juga: BI & Pemprov Jatim Jaga Stabilitas Harga & Digitalisasi Transaksi
Penambahan IPA berkapasitas 100 liter per detik tersebut meningkatkan total kapasitas layanan dari sebelumnya 200 liter per detik menjadi 300 liter per detik.
"Dari sebelumnya eksisting 200 liter per detik, sekarang menjadi total 300 liter per detik,” ujar Khofifah usai seremoni peresmian.
Penambahan kapasitas ini dilakukan pada tahun 2025 untuk menjawab kebutuhan air bersih yang terus meningkat di tiga wilayah layanan, yakni Kabupaten Mojokerto, Lamongan, dan Gresik.
Proyek senilai Rp50,3 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 tersebut dikerjakan selama 157 hari.
Dengan kapasitas baru ini, jumlah penerima manfaat meningkat dari sekitar 100 ribu penduduk menjadi kurang lebih 130 ribu pengguna.
“Ini adalah fasilitas atau infrastruktur dasar untuk memberi layanan masyarakat secara maksimal,” tegasnya.
Menurut Khofifah, keberadaan SPAM Mojolagres merupakan bagian dari penguatan infrastruktur dasar untuk memastikan pelayanan air bersih yang optimal bagi masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Setelah agenda peresmian, Gubernur Khofifah melanjutkan kegiatan di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, dalam acara Sapa Bansos dan penyerahan simbolis bantuan sosial serta taliasih bagi pilar-pilar kesejahteraan sosial.
Kehadiran Gubernur disambut oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Bupati Albarraa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto melalui berbagai program bantuan sosial.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk 1.383 lansia, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) bagi 97 penerima manfaat, serta Program KIP Jawara kepada 370 penerima manfaat yang terdiri dari 250 Putri Jawara dan 120 Putra Jawara.
Selain itu, turut disalurkan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKK) sebesar Rp749.450.000,- serta Bantuan Keuangan Desa (BKD) sebesar Rp800.000.000,-.
Baca Juga: Tanggapi Laporan Warga Via Sosmed, Gus Bupati Besuk Warga Lansia Tanjungkenongo
Bupati Mojokerto berharap seluruh bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran, khususnya bagi kelompok rentan.
"Semoga bantuan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan warga. Kehadiran bantuan ini adalah upaya memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadan tersebut menjadi simbol sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat pelayanan dasar dan perlindungan sosial.
Melalui penguatan infrastruktur air bersih dan penyaluran bansos yang tepat sasaran, diharapkan kesejahteraan masyarakat Mojokerto semakin meningkat secara berkelanjutan. (*)
Editor : Redaksi