Tanggapi Laporan Warga Via Sosmed, Gus Bupati Besuk Warga Lansia Tanjungkenongo

avatar Eko Purbo
Gus Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra bezuk warga lansia di Desa Tanjungkenongo. (ist)
Gus Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra bezuk warga lansia di Desa Tanjungkenongo. (ist)

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, membesuk seorang warga lansia yang tengah menderita kelumpuhan/paralisis di Desa Tanjungkenongo Kecamatan Pacet, Selasa (24/2) siang.

Besukan tersebut dilaksanakan setelah Gus Bupati, sapaan Bupati Albarra, mendapat laporan dari warga melalui sosial media tiktok dan instagram.

Baca Juga: KemenHAM dan Pemkab Mojokerto Pastikan Evaluasi Total Pasca Insiden Dugaan Keracunan

Warga lansia yang dibesuk itu bernama Misnah, penderita paralisis yang melewati kesehariannya sebatang kara, karena ia tak lagi memiliki keluarga.

Melalui giat Besukan itu pula, Gus Bupati mengetahui bahwa selama sakit, bu Misnah dirawat oleh para tetangganya beserta Pemerintah Desa Tanjungkenongo. 

"Beliau ini dirawat oleh tetangga-tetangganya, oleh masyarakat desa dan pemerintah desa, pengecekan kesehatan juga terus dilakukan aktif," tutur Gus Bupati.

Lebih lanjut, pada giat yang turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Tri Raharjo itu, dapat diketahui pula bahwa bu Misnah mendapatkan beberapa bantuan sosial dari pemerintah, baik itu dari Pemkab Mojokerto maupun dari program Kementerian. 

Baca Juga: Apel Penerimaan KKN-BBK Unair, Gus Bupati Harap Mahasiswa Bawa Program Inovatif dan Berkelanjutan

Tercatat bu Misnah termasuk pada penerima bantuan sosial dengan kategori desil 1, yang membuatnya berhak menjadi penerima prioritas bantuan sosial, baik itu program keluarga harapan (PKH) maupun program kartu Indonesia sehat (KIS). Hal ini seperti arahan Gus Bupati pada sesi doorstopnya.

"Beliau masuk desil 1, sehingga menerima PKH, program sembako, dan juga KIS," jelasnya.

Selain memantau keadaan dan kondisi kesehatan, Gus Bupati turut mengimbau agar bu Misnah dirujuk ke fasilitas kesehatan yang disediakan oleh Pemkab Mojokerto. Namun imbauan tersebut tampaknya disanggah secara halus oleh para warga dan tetangga yang membantu mengurus bu Misnah.

Baca Juga: Aksi Demo Pamong Majapahit Kepada Bupati Mojokerto, Picu Kemarahan Kiai Asep 

Bukan karena tidak ingin, hanya saja melihat kondisi bu Misnah yang cukup memprihatinkan membuat para warga tak tega sehingga mereka lebih memilih untuk membantu mengurus kesehatan bu Misnah di kediamannya yang terlihat sangat sederhana itu.

"Ketika kami tawarkan untuk dibawa ke UPT kami (Puskesmas & RSUD), masyarakat menginginkan tetap berada disini dan dirawat oleh masyarakat sekitar, juga oleh pemerintah desa," tandas Gus Bupati. (*)

Berita Terbaru