SURABAYA | B-news.id – Bulan suci Ramadhan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga kesempatan memperhatikan pola konsumsi keluarga agar tetap sehat dan seimbang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, mengajak masyarakat menjadikan ikan sebagai pilihan utama sumber protein selama Ramadhan.
Baca Juga: Polantas Menyapa, Polres Blitar Kota Hadirkan Pelayanan Humanis Bernuansa Islami di Bulan Ramadhan
Ajakan tersebut disampaikan Antiek melalui press release, Kamis (26/2/2026). Ia menegaskan bahwa ikan bukan sekadar alternatif lauk, melainkan dapat menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan protein harian keluarga.
Menurutnya, kandungan protein pada ikan berkualitas tinggi dan mudah dicerna tubuh. Selain itu, ikan juga mengandung omega-3, vitamin, serta mineral penting yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan fungsi otak, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Ikan adalah sumber protein yang sehat, segar, dan bernilai gizi tinggi. Kami mengajak masyarakat untuk mengonsumsi ikan sebagai bagian dari edukasi pola konsumsi seimbang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama Ramadan pola makan masyarakat cenderung berubah. Aktivitas sahur dan berbuka sering kali diisi dengan makanan tinggi gula dan lemak. Karena itu, kehadiran ikan sebagai menu utama dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi sekaligus memenuhi kebutuhan energi secara optimal.
Baca Juga: Ramadhan 1447 H, Pemkot Surabaya Terima 2.000 Paket Sembako
Antiek menambahkan, peningkatan konsumsi ikan juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal, khususnya sektor perikanan dan pelaku usaha kecil di bidang pengolahan hasil laut. Dengan membeli dan mengonsumsi ikan, masyarakat turut mendukung nelayan dan pelaku usaha perikanan di Surabaya dan sekitarnya.
“Ramadan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian terhadap kesehatan keluarga dan ekonomi lokal. Dengan memperbanyak konsumsi ikan, manfaatnya bukan hanya untuk tubuh, tetapi juga untuk keberlanjutan sektor perikanan,” jelasnya.
DKPP Kota Surabaya, lanjutnya, terus mendorong kampanye gemar makan ikan melalui berbagai program edukasi, termasuk sosialisasi ke sekolah dan kelompok masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk menanamkan kebiasaan konsumsi ikan sejak dini.
Baca Juga: Ramadhan 1447 H, Kantah Kota Malang Sesuaikan Jam Pelayanan dan PELATARAN
Antiek berharap angka konsumsi ikan di Surabaya terus meningkat setiap tahunnya. Ia meyakini, pembiasaan konsumsi ikan pada anak-anak akan memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Jika anak-anak terbiasa makan ikan sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan cerdas. Ini investasi jangka panjang bagi Kota Surabaya,” pungkasnya.(*)
Editor : Redaksi