HMI Bangkalan Kecam Keras Kasus Pembunuhan Trunojoyo

Reporter : Cholis
Kapolresta Bangkalan didatangi HMI Cabang Bangkalan dan dituntut copot Kapolsek Galis. (ist)

BANGKALAN | B-news.id -  Kasus pembunuhan sadis yang menimpa mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura Bangkalan membuat prihatin sejumlah kalangan, termasuk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.

Arifah Fauzi turun langsung ke Bangkalan dan mengecam keras pembunuhan tersebut merupakan bentuk pelanggaran HAM berat dan tidak dapat ditoleransi.

Baca juga: Diduga Lambat Urus SHM, Aset Pemkab Bangkalan Tuai Polemik

Sementara HMI Cabang Bangkalan secara terus menerus mengawal kasus berinisial EJ sebagai korban pembunuhan dan pembakaran oleh pelaku yakni tidak lain kekasihnya sendiri Moh. Maulidi di Desa Banjar Kecamatan Galis.

HMI melakukan kajian secara cermat dan melakukan audensi dengan Polres Bangkalan, Jumat 06 Desember 2024. Kresna Bayu selaku Formateur Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan sangat menyesalkan atas pembunuhan tersebut dan menyampaikan duka yang mendalam.

Selain itu, atas terjadinya kejadian tersebut Kresna juga sangat kecewa terhadap Polres Bangkalan karena dapat dikatakan gagal dalam menjaga keamanan.

Baca juga: Satlantas Polres Bangkalan Gelar Program Polantas Menyapa,  Edukasi Layanan SIM, STNK, dan BPKB

“Kami menilai Polres Bangkalan telah gagal dalam menjaga kondusifitas di Kabupaten Bangkalan, jujur saja saya sangat kecewa,” ungkap Kresna dengan kesedihan.

Disisi lain, HMI Cabang Bangkalan juga menuntut Polres Bangkalan untuk mencopot Kapolsek Galis dari jabatannya karena telah dinilai gagal dalam menjaga keamanan di Kecamatan Galis. Mengingat kejadian semacam ini bukanlah pertama kalinya terjadi di Kecamatan Galis.

Baca juga: Dibakar Api Cemburu, Suami Habisi Istri dan Pria Diduga Selingkuhannya 

 “Kejadian yang serupa juga pernah terjadi di Kecamatan Galis, seperti pada 31 Oktober 2022 yaitu kasus penembakan di Desa Lantek Barat, dan juga kasus pembunuhan di Desa Kajuanak pada 06 Agustus 2024 lalu,” tutur Kresna. 

“Maka dari itu, menilai dari sejumlah kejadian tersebut, Kapolres Bangkalan kami tuntut untuk segera mencopot Kapolsek Kecamatan Galis dari jabatannya,” pungkasnya.(*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru