BANGKALAN | B-news.id - Bulan puasa dan lebaran baru saja usai namun tragedi demi tragedi pembunuhan terjadi berulang ulang di Kabupaten Bangkalan, beberapa pekan lalu terjadi pembunuhan menimpa warga Konang yang dibantai di depan istrinya.
Kali ini tragedi berdarah kembali lagi terjadi menggemparkan warga Perumahan Griya Anugerah (GA) Blok D8, Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Madura, pada Selasa pagi (22/4).
Baca Juga: Satlantas Polres Bangkalan Gelar Program Polantas Menyapa, Edukasi Layanan SIM, STNK, dan BPKB
Seorang pria berinisial AR tega menghabisi nyawa istrinya, EFD (45) dan pria yang diduga selingkuhannya, A (44), dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit, pembunuhan terjadi diduga dibakar api cemburu karena kabar berkembang istrinya belum resmi dicerai.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, Iptu Hafid Dian Maulidi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, dipicu oleh api cemburu yang membara setelah AR mengetahui perselingkuhan istrinya.
"Korban perempuan EFD merupakan istri sah dari pelaku AR. Korban laki-laki A juga diduga merupakan pasangan selingkuhnya dan keduanya saling kenal. Saat ini pelaku sudah diamankan dan kedua jenazah korban tengah dalam proses otopsi di RSUD Syamrabu Bangkalan. Keterangan lebih lanjut kami masih mendalami kasusnya," tegas Hafid saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/4).
Baca Juga: Lagi, Pencurian Modus Ganjal ATM Dibekuk Polres Pasuruan, Tersangka DP Diamankan
Berdasarkan keterangan warga sekitar bahwa pasangan EFD dan A sudah tinggal di lokasi kejadian selama empat bulan terakhir dan mengaku sebagai pasangan suami istri kepada ibu kosnya. Warga mengaku tidak mengetahui pasti kronologi peristiwa nahas tersebut.
"Tadi sekitar jam 9 pagi ada mobil berhenti, lalu seseorang masuk ke rumah itu. Tidak lama terdengar suara gaduh, setelah itu pelaku kabur. Korban laki-lakinya meninggal di tempat, sementara korban perempuan meninggal di rumah sakit," kata seorang saksi di lokasi kejadian.
Baca Juga: Penanganan Kasus Pengerusakan Aset Negara di Desa Kaligedang Bondowoso Masih Belum Jelas
Dijelaskan, saat pembunuhan terjadi, korban A sedang berada di kamar mandi, sedangkan EFD berada di ruang tengah rumah. Tak lama setelah kejadian, mobil ambulans tiba di lokasi untuk mengevakuasi kedua korban ke RSUD Syamrabu.
Kasus ini kini ditangani Polres Bangkalan untuk pendalaman lebih lanjut terkait motif dan kronologi lengkap kejadiannya.(*)
Editor : Zainul Arifin