Safari Ramadhan, Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan  

Reporter : Eko Purbo
Wali Kota Ning Ita bersama Cak Sandi.saat Safari Ramadhan di Masjid Siti Khodijah Surodinawan. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Safari Ramadan di Masjid Siti Khodijah, Surodinawan, Rabu (4/3/2026) malam. Kegiatan diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama warga.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan Safari Ramadan menjadi sarana silaturahmi sekaligus ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Sidak Pasar, Pastikan Harga dan Keamanan Pangan Terjaga Jelang Hari Raya

Menurutnya, kehadiran jajaran pemerintah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bertujuan memastikan pelaksanaan ibadah Ramadan berlangsung aman dan nyaman.

“Kami hadir untuk memastikan ibadah Ramadan di setiap lingkungan berjalan dengan baik. Kami juga ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutur sosok yang akrab disapa Ning Ita tersebut. 

Ia menegaskan pembangunan Kota Mojokerto tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun aparat TNI dan Polri, melainkan membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. 

Tanpa dukungan warga, program pembangunan tidak akan berjalan optimal. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto menyerahkan hibah sebesar Rp 35 juta untuk pembangunan dan pengembangan masjid Siti Khodijah. 

Baca juga: Lantik Pengurus BAZNAS Kota Mojokerto, Wali Kota Tekankan Amanah dan Integritas

Selain itu, Ning Ita juga menyalurkan zakat mal kepada mustahik di sekitar masjid serta membagikan paket kurma dan susu untuk takjil jamaah.

Ia juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. 

Ning Ita menyebut Kota Mojokerto memiliki kerentanan banjir karena dilintasi sejumlah aliran sungai dan masih tingginya intensitas hujan.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Terima 51 Sertifikat Aset Tanah, Wali Kota Dorong Percepatan K1 dan K2

Ia mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tidak tersumbat.

 “Kewaspadaan perlu kita tingkatkan bersama agar risiko banjir bisa diminimalkan,” katanya. (*)

Editor : Redaksi

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru