Stabilkan Harga Pangan, Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Surabaya Gelar Pasar Murah di 15 Titik

avatar Moh. Rizal Alzahari
Dirut Rumah Potong Hewan Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho. (foto: dok humas)
Dirut Rumah Potong Hewan Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho. (foto: dok humas)

SURABAYA | B-news.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya (Dinkopumdag) menggelar Pasar Murah Ramadan 2026 pada Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak mulai pukul 08.30 WIB di 15 titik kelurahan di Kota Surabaya.

Pasar murah menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari minyak goreng, telur, cabai merah, daging sapi, daging ayam, hingga komoditas lainnya.

Kehadiran pasar murah ini bertujuan menjaga ketersediaan stok sekaligus menekan potensi lonjakan harga selama Ramadan.

PT Rumah Potong Hewan Surabaya Perseroda Obral Daging Rp50 Ribu per Kilogram

Yang menarik, PT Rumah Potong Hewan Surabaya Perseroda (RPH Surabaya) turut ambil bagian dengan menghadirkan produk protein hewani melalui unit usaha RPH Suryamart.

Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, mengatakan pihaknya menyediakan daging frozen berkualitas dengan harga terjangkau.

“Kami menyediakan daging frozen berkualitas terbaik dengan harga ramah. Ada berbagai spesifikasi, mulai kisi, tenderloin, sirloin. Kemudian yang menjadi andalan Ramadan ini adalah obral daging iga Rp50 ribu per kilo, selama stoknya masih ada di pasar murah ramadan,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Selain daging sapi, RPH Suryamart juga menjual produk olahan seperti pentol bakso, tahu bakso, dimsum, abon sapi, dan siomay. Untuk daging ayam, tersedia ayam karkas dan ayam parting.

“Ayam karkas di RPH Suryamart dijual Rp37 ribu per kilogram, kalau di luar bisa Rp42 ribu. Selama pasar murah ramadan ini kami memberikan harga spesial,” tambah Fajar.

Ia menjelaskan, partisipasi RPH Surabaya dalam pasar murah ini merupakan bagian dari komitmen mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus membantu pengendalian harga komoditas yang rawan inflasi, seperti daging, gula, dan ayam.

“Kebijakan ini kami dukung. Semangatnya untuk ikut membantu mengendalikan harga di pasaran,” tegasnya.

RPH Suryamart hadir di 15 titik kelurahan, di antaranya Krembangan Utara, Morokrembangan (Kampung Bahari), Keputran, Simokerto, Bendul Merisi, Sawahan, Wonokromo, Kedurus, Panjang Jiwo, Sukolilo, Menur Pumpungan, Dukuh Pakis, Genteng, Kapas Madya Baru, hingga Rumah Padat Karya Raya Bringin.

Sebelumnya, Kepala Dinkopumdag Surabaya, Mia Santi Dewi, menyampaikan bahwa tujuan utama pasar murah adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait ketersediaan bahan pokok.

“Kita ingin masyarakat tidak khawatir soal ketersediaan barang. Dengan adanya pasar murah, komoditas yang berpotensi memicu kenaikan harga tetap tersedia dan bisa diakses dengan mudah,” pungkasnya.(*)

Berita Terbaru