BANGKALAN | B-news.id - SMP Negeri 1 Bangkalan mengadakan studi tour ke Jogjakarta" hal ini terungkap setelah beredarnya surat pernyataan untuk orang tua atau wali murid peserta didik yang kini viral.
Namun biaya yang begitu besar tentu menjadi beban tersendiri bagi kalangan orang tua atau wali peserta didik. Pasalnya, biaya rekreasi tersebut sebesar Rp1.350.000,- per siswa sangat memberatkan.
Baca Juga: Lahan Eks PT Semen Madura Disoal
Keputusan yang diambil Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Bangkalan itu mengundang kontroversi di kalangan orang tua siswa. Sejumlah wali peserta didik merasa keberatan dengan besarnya biaya yang ditetapkan dan dianggap memberatkan keuangan keluarga.
Bahkan di antara wali murid yang namanya enggan dipublikasikan tersebut juga mempertanyakan uang Rp1,35 juta itu diperuntukkan untuk apa? Biaya lebih dari Rp 1 juta cukup besar bagi wali murid, yang status pekerjaannya hanya bertani. Ia juga menilai pengeluaran surat edaran tersebut diduga tanpa acuan yang jelas.
“Katanya kegiatan rekreasi ini sebagai bentuk pengembangan karakter dan pengalaman belajar di luar kelas bagi siswa. Namun, tanpa transparansi dan komunikasi yang baik,” urainya.
Baca Juga: RSUD Syamrabu Bangkalan Pecat 3 Karyawan Terlibat Narkoba
Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Bangkalan, Hermanto, ketika dikonfirmasi lewat WA menjelaskan, bahwa keputusan yang dilakukannya sudah sesuai dengan SOP prosedur tanpa paksaan sedikitpun.
“Sudah prosedural. di edaran itu sudah ada pilihan tidak/ikut. Tidak ada unsur paksaan nanti yang ikut kami undang wali murid terkait anggaran, karena kami serahkan ke travel,” ujarnya
Ia juga mengaku kegiatan yang di laksanakan bukan keinginan dari pihak sekolah, melainkan ide (aspirasi, red.) dari siswa yang ingin melakukan kegiatan rekreasi.
Baca Juga: Satlantas Polres Bangkalan Gelar Program Polantas Menyapa, Edukasi Layanan SIM, STNK, dan BPKB
Saat ditanya kegiatan rekreasi ini apa sudah diketahui dan disetujui Pihak Kabid Kepala Bidang SMP dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Hermanto menjawab, ya jelas sesuai Prosedural saya pakai travel bukan dikelola sekolah jelasnya
Sampai berita ini diterbitkan pihak (Kabid) Kepala Bidang SMP dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan belum bisa dikonfirmasi.(*)
Editor : Zainul Arifin