Pria Ditemukan Meninggal di Kantor DPD NasDem Blitar

avatar Sunyoto
Mayat Korban saat dievakuasi. (ist)
Mayat Korban saat dievakuasi. (ist)

BLITAR | B-news.id - Warga di sekitar Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Blitar dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria yang diketahui bernama Heri Sucahyo (62) pada Jumat (21/3/2025) pagi.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area dapur kantor tersebut oleh dua saksi yang sedang mencari keberadaannya. Kejadian ini langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Ormas BIDIK Demo Soroti Ketimpangan Wilayah di  Kabupaten Blitar 

Penemuan mayat ini bermula ketika dua orang saksi, Pendik (24) dan Kukuh Herlambang (34), mendapatkan informasi bahwa korban yang numpang tinggal di kantor DPD Partai NasDem sebagai penjaga, sudah beberapa hari tidak terlihat.

Merasa curiga, mereka mencoba memeriksa ke dalam kantor melalui pintu belakang. Saat masuk, mereka menemukan korban sudah tidak bernyawa di lantai dapur dalam kondisi yang mengenaskan.

Pihak kepolisian dari Polsek Kanigoro bersama tim medis segera datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil identifikasi, korban diketahui tidak mengalami luka fisik, namun kondisi tubuhnya sudah membusuk dan terdapat belatung di bagian kepala. Di sekitar jasad, ditemukan sebuah ponsel dan paket obat diabetes yang diduga milik korban.

Kapolsek Kanigoro AKP Sony Suhartanto, SH,MH beserta timnya kemudian melakukan olah TKP dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Selain itu, jenazah korban dievakuasi ke RS Mardi Waluyo, Kota Blitar, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga: ADD 2026 Menurun, Kades dan Perangkat Desa se-Blitar Gelar Hearing dengan DPRD

Keterangan dari warga sekitar menyebutkan bahwa korban memang sering terlihat di kantor DPD Partai NasDem, tempat ia menumpang tinggal selama beberapa waktu terakhir. Namun, sejak beberapa hari terakhir, tidak ada yang melihatnya, hingga akhirnya kejadian ini terungkap.

Salah satu saksi, Kukuh Herlambang, yang juga merupakan perangkat desa setempat, mengaku terkejut dengan temuan ini. "Kami awalnya hanya ingin memastikan kondisi Pak Heri karena sudah lama tidak terlihat. Tidak menyangka ternyata beliau sudah meninggal dunia," ujarnya.

Setelah memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam kejadian ini, pihak keluarga menyatakan tidak menghendaki autopsi terhadap jenazah korban.

Keluarga pun telah membuat surat pernyataan bermaterai yang diketahui oleh Kepala Desa Gaprang. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga: Lansia Tewas Tertabrak KA di Garum Blitar

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama jika ada orang yang tinggal sendiri atau memiliki riwayat penyakit. Kasus seperti ini sering kali baru terungkap setelah beberapa hari karena kurangnya interaksi sosial dengan tetangga sekitar.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar, IPDA Putut Siswahyudi, menyampaikan bahwa kejadian ini murni merupakan kematian alami. "Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Ini murni karena kondisi kesehatan korban. Kami juga sudah berkoordinasi dengan keluarga untuk proses pemakaman," jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan orang-orang di sekitar mereka, terutama yang tinggal sendirian. Sikap peduli dan sigap melaporkan hal-hal mencurigakan dapat membantu mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(*)

Berita Terbaru