BLITAR | B-news.id - Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Blitar tahun 2024, terdapat 216 peserta yang mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD).
Kegiatan ini diadakan pada Kamis, 31 Oktober 2024, di Gedung Kesenian Aryo Blitar, yang berlokasi di Kota Blitar.
Baca juga: Aji Tani Perkuat Perlindungan Ribuan Petani: Pemkab Blitar Maksimalkan Dana Cukai
Tes SKD ini menjadi tahapan awal dalam proses rekrutmen CPNS yang diadakan Pemerintah Kabupaten Blitar. Para peserta berkompetisi untuk memperebutkan 46 formasi yang telah dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Blitar, yang terdiri dari formasi untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
Menurut Asisten III Pemerintah Kabupaten Blitar, Mashudi, pelaksanaan tes SKD tahun ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Sistem ini memungkinkan para peserta untuk menjawab soal ujian dengan bantuan komputer, serta memberikan kemudahan bagi panitia dalam proses pengawasan.
Mashudi menyatakan bahwa sistem CAT menawarkan transparansi yang tinggi, karena hasil nilai dapat langsung terlihat pada monitor setelah peserta menyelesaikan tes.
Dengan demikian, seluruh peserta dapat memantau hasilnya secara real-time dan menghilangkan potensi kecurangan dalam ujian.
Mashudi, yang memantau langsung jalannya tes, menjelaskan bahwa pelaksanaan SKD CPNS Kabupaten Blitar dibagi ke dalam beberapa sesi. Pada hari tersebut, terdapat dua sesi ujian yang dilangsungkan, yaitu sesi ketiga dan sesi keempat. Sesi ketiga diikuti oleh 81 peserta, sementara sesi keempat dihadiri oleh 135 peserta.
"Dengan pembagian sesi seperti ini, diharapkan pelaksanaan tes dapat berjalan lebih teratur dan kondusif, mengingat jumlah peserta yang cukup banyak dan harus menggunakan fasilitas yang sama," kata Mashudi.
Untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran dalam pelaksanaan tes, lanjut Mashudi, Pemerintah Kabupaten Blitar melakukan berbagai persiapan teknis.
Mashudi menyampaikan bahwa seluruh perangkat komputer yang digunakan dalam ujian telah dipastikan berfungsi dengan baik.
Ia menekankan pentingnya kesiapan perangkat teknologi dalam mendukung kelancaran proses SKD, serta menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan dan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi terjadinya kendala teknis yang dapat menghambat jalannya tes.
Dikatakannya, jumlah formasi yang dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Blitar pada seleksi CPNS tahun ini mencapai 46 formasi, yang terdiri dari delapan formasi untuk tenaga kesehatan dan 38 formasi untuk tenaga teknis.
"Formasi ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Blitar, khususnya pada bidang kesehatan yang memerlukan tambahan tenaga profesional," tutur Mashudi.
Selain itu, formasi tenaga teknis tambah Mashudi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Proses seleksi CPNS ini masih akan berlanjut bagi peserta yang berhasil lolos dalam tes SKD. "Mereka yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu tes seleksi kompetensi bidang (SKB)," paparnya.
Tahapan SKB merupakan bagian yang lebih spesifik dalam seleksi CPNS, di mana peserta akan diuji berdasarkan kompetensi sesuai dengan formasi yang dipilih.
Baca juga: Pemkab Blitar All Out Dukung Petani Tembakau Melalui Program DBHCHT 2025
Pada tahapan ini, jelas Mashudi, kemampuan teknis peserta akan dinilai secara mendalam guna memastikan kesesuaian antara kompetensi peserta dengan posisi yang akan ditempati.
Kota Blitar ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan SKD CPNS tahun 2024, tambah Mashudi, tidak hanya diikuti oleh peserta dari Kabupaten Blitar, tetapi juga melibatkan peserta dari sejumlah daerah lain.
Beberapa daerah yang turut serta dalam pelaksanaan SKD di Kota Blitar adalah Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek.
"Pemilihan Kota Blitar sebagai tuan rumah pelaksanaan SKD ini didasari oleh pertimbangan ketersediaan fasilitas yang memadai untuk mendukung pelaksanaan tes dengan jumlah peserta yang cukup besar," tandasnya.
Panitia pelaksanaan SKD telah memastikan bahwa semua peserta dari berbagai daerah tersebut mendapatkan fasilitas yang sama dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dengan menggunakan Gedung Kesenian Aryo Blitar sebagai lokasi tes, para peserta dapat mengikuti ujian dalam suasana yang nyaman dan tenang. Pihak panitia juga memastikan bahwa protokol pelaksanaan tes telah diterapkan dengan ketat, guna menjaga integritas dan kredibilitas proses seleksi CPNS tahun ini.
Selain transparansi yang menjadi keunggulan sistem CAT, Pemerintah Kabupaten Blitar juga mengedepankan keadilan dalam proses seleksi.
Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing dan menunjukan kemampuan terbaik mereka. Transparansi nilai yang diperoleh peserta secara langsung pada akhir ujian bertujuan untuk menciptakan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen CPNS ini, sekaligus mendorong semangat kompetitif yang sehat di antara peserta.
Tes seleksi CPNS ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mencari calon-calon aparatur yang memiliki kompetensi dan dedikasi tinggi untuk mengabdi pada masyarakat.
Dengan adanya proses seleksi yang ketat dan terstruktur ini, diharapkan para CPNS yang nantinya lolos seleksi benar-benar siap untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik di lingkungan kerja masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Blitar berharap, melalui rekrutmen CPNS ini, dapat tercipta peningkatan kualitas pelayanan publik yang akan dirasakan oleh masyarakat.
"Seleksi CPNS yang dilakukan secara terencana dan terarah ini juga merupakan langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor publik," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus memperbaiki proses seleksi dan sistem pelatihan bagi CPNS yang nantinya lolos seleksi, dengan harapan mereka dapat berkontribusi dalam membangun Kabupaten Blitar menjadi lebih maju.
Tahapan-tahapan seleksi seperti SKD dan SKB ini merupakan bagian penting dalam memastikan ASN yang direkrut benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan visi pembangunan daerah.
Dengan selesainya pelaksanaan tes SKD ini, para peserta kini menunggu hasil akhir yang akan menentukan apakah mereka dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.
"Seluruh rangkaian seleksi CPNS tahun 2024 di Kabupaten Blitar ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses, dan membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pelayanan di lingkungan pemerintah daerah," pungkas Mashudi. (sun)
Editor : Zainul Arifin