Dari Retrofit ke Green Hydrogen: PLN NP & Geo Dipa Perluas Sinergi Panas Bumi 

Reporter : Hari Triyono
Direktur Pengembangan Bisnis & Niaga PLN NP Dwi Hartono (kanan), Direktur Pengembangan Niaga & Eksplorasi PT Geo Dipa Energi Ilen Kardani (tengah) saat penandatanganan. (foto: ist)

JAKARTA | B-news.id - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menandatangani Joint Development Study Agreement (JDSA) dengan PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE) untuk menyusun studi pengembangan bersama peningkatan kinerja operasional pembangkit panas bumi sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis ketenagalistrikan berkelanjutan.

Melalui studi itu, PLN NP dan GDE akan memulai langkah dari yang paling mendasar: memastikan aset panas bumi beroperasi semakin andal dan efisien. Fokus utamanya adalah kajian retrofit PLTP Dieng 1 yang ditargetkan mampu meningkatkan keandalan dan efisiensi pembangkit. 

Baca juga: Wagub Jatim Apresiasi Kesiapan Pasokan Listrik PLN UIT JBM Jelang Lebaran 1447 H

Dari sana, kedua pihak juga menyiapkan fondasi untuk mengidentifikasi potensi pengembangan panas bumi berikutnya melalui pendekatan teknis dan bisnis yang terukur.

Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menegaskan, kerja sama ini bagian dari strategi menghadirkan peningkatan kinerja pembangkit sekaligus memperluas kontribusi energi bersih.

Penandatanganan JDSA ini menjadi wujud komitmen PLN NP menghadirkan peningkatan kinerja operasional pembangkit secara terukur melalui kolaborasi strategis. 

Baca juga: Kena Denda Rp 40 Juta Rudi Hartono Sesalkan Perlakuan PLN

"Retrofit PLTP Dieng 1 kami dorong sebagai upaya peningkatan keandalan dan efisiensi, sekaligus membuka peluang pengembangan panas bumi di lokasi-lokasi potensial berikutnya,” ujar Ruly, Rabu (4/3/2026).

Tidak berhenti pada retrofit, ruang lingkup kerja sama juga mengarah pada pengembangan masa depan, mulai dari penguatan sektor teknologi PLTP, pengembangan proyek panas bumi baru, hingga inisiatif green hydrogen berbasis energi panas bumi. 

“Di saat yang sama, kami juga memperluas langkah menuju energi masa depan melalui inisiatif green hydrogen berbasis panas bumi sebagai bagian dari transformasi energi bersih nasional,” tambah Ruly.

Baca juga: PT PLN NP UP Gresik Gelar Voluntering Program Lewat Donor Darah

PLN NP menilai kolaborasi ini memiliki pijakan yang kuat karena dibangun dari kerja sama yang telah berjalan. Dalam 3 tahun terakhir, PLN NP dan GDE merealisasikan kolaborasi beyond kWh melalui lebih dari 8 kontrak kerja sama, dengan GDE memanfaatkan kompetensi PLN NP untuk mendukung kebutuhan operasional dan peningkatan kinerja. 

"Dengan JDSA ini, PLN NP optimistis sinergi bersama GDE akan mempercepat optimalisasi aset panas bumi, memperkuat ketahanan energi, serta mendorong percepatan transisi energi hijau di Indonesia," pungkas Ruly.(*)

Editor : Redaksi

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru