SURABAYA | B-news.id - Guna memastikan kesiapan sistem kelistrikan, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak melakukan tinjauan langsung ke kantor PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Jumat (20/2/2026).
Kunjungan ini untuk melihat secara langsung kesiapan PLN menghadapi periode siaga pasokan listrik selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Baca Juga: Konsistensi Pengelolaan Bisnis & Kualitas Laporan Tahunan TPS Berbuah Apresiasi
GM PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, memaparkan kondisi terkini sistem kelistrikan Jawa Timur beserta langkah-langkah kesiapan yang telah dilakukan selama memasuki bulan Ramadan.
“Beban Puncak Tertinggi di Jawa Timur ialah 2.036 MW, sementara Daya Mampu Netto yaitu 2.638 MW sehingga masih ada cadangan 602 MW atau sekitar 22%. Beban saat Idul Fitri cenderung lebih rendah dari hari normal, tren lima tahun terakhir menunjukkan beban lebih rendah 32�ri hari normal,” ujar Ika.
Ia menambahkan, dalam masa siaga pasokan listrik jelang lebaran, PLN akan berupaya maksimal menjaga penyaluran tenaga listrik tetap andal. Sejumlah pemeliharaan instalasi dilakukan lebih awal sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan pada saat puncak perayaan.
Sebanyak 1.207 personel akan bersiaga selama 24 jam penuh sepanjang periode siaga, yang juga didukung berbagai peralatan penunjang untuk memastikan keandalan sistem transmisi tetap terjaga.
Baca Juga: Pramuka Didorong Cetak Generasi Milenial Jadi Petani Modern
PLN juga intens melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri guna mendapatkan dukungan pengamanan saat periode siaga berlangsung.
Dalam tinjauannya, Emil Dardak melihat langsung Control Center Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur. Ia menilai fasilitas command center yang dimiliki PLN UIT JBM telah didukung teknologi tinggi untuk memantau dan menjaga keseimbangan sistem kelistrikan secara real time. Ia juga mengapresiasi atas kecepatan respons PLN menangani kondisi darurat.
“Kami berterima kasih karena selama ini PLN memiliki response time yang sangat baik. Ketika ada kondisi padam, PLN langsung memberi respons dalam waktu singkat dengan langkah-langkah tindak lanjutnya,” ungkap Emil.
Emil turut mengapresiasi langkah strategis PLN UIT JBM dalam pengembangan proyek Gardu Induk 500 kV di Waru, Sidoarjo. Proyek ini dinilai akan semakin memperkuat sistem kelistrikan, khususnya dalam menyuplai kebutuhan listrik kota-kota metropolitan di Jatim.
PLN UIT JBM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pasokan tenaga listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat, terutama demi mendukung kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan aman dan penuh khidmat. (hari)
Editor : Redaksi