Tinjau Pelatihan Menjahit, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Ajak Tingkatkan Keterampilan untuk Ekonomi Keluarga

avatar Eko Purbo
Wali Kota Ning Ita bersama peserta pelatihan menjahit, Sekdakot, Kepala Diskopukmperindag. (ist)
Wali Kota Ning Ita bersama peserta pelatihan menjahit, Sekdakot, Kepala Diskopukmperindag. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui berbagai peningkatan keterampilan. 

Kali ini Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini meninjau langsung pelatihan menjahit yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) di LKP Idola Modes, Jl. Cinde Baru I No.16, Kecamatan Prajurit Kulon, Senin (1/9). 

Baca Juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026

Dalam kunjungan tersebut, Ning Ita didampingi Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, serta Kepala Diskopukmperindag, Ani Wijaya. 

"Pelatihan semacam ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Kota Mojokerto untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, agar memiliki kemampuan produktif yang bisa menunjang perekonomian keluarga," tutur Ning Ita. 

Pelatihan menjahit yang dadakan Diskopukmperindag di Idola Modes, Prajuritkulon. (ist)

Baca Juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok

Pelatihan menjahit kali ini diikuti masyarakat umum dengan sistem pendaftaran melalui tautan bit.ly. Setiap harinya, pelatihan dibagi menjadi dua sesi pagi dan siang dengan masing-masing 15 peserta. Total 30 peserta yang mengikuti pelatihan ini, mayoritas adalah ibu-ibu yang antusias menimba ilmu menjahit.

Kegiatan berlangsung selama empat hari, yakni pada 28 Agustus, 1, 2, dan 3 September 2025. Peserta dibekali teori dan praktik menjahit, mulai dari cara mengukur, membuat pola, memotong kain, menjahit, hingga finishing produk seperti outer dan kemeja.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital

“Saya berharap para peserta memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membuka usaha mandiri sehingga membantu meningkatkan perekonomian keluarga dan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto,” pungkasnya.

Berbagai pelatihan memang rutin digelar Pemkot Mojokerto melalui Diskopukmperindag sebagai salah satu upaya mencetak wirausaha baru maupun mengupgrade yang sudah ada guna mendukung gerakan ekonomi kreatif di daerah khususnya di Bumi Majapahit. (*)

Berita Terbaru