MALANG | B-news.id - Festival Kuliner 'Singosari Tempo Doeloe' di Kelurahan Candirenggo, Singosari, telah mencuri perhatian dengan kedatangan ratusan pengunjung pada hari pertama, Kamis (28/08/2025).
Berlangsung selama empat hari, festival ini telah menciptakan gelombang antusiasme di kalangan pecinta kuliner dan budaya setempat.
Baca Juga: Lagi, Polres Malang Bongkar Lokasi Judi Sabung Ayam di Sumberpucung
Singosari Tempo Doeloe Rayakan Keberagaman dengan Ruwatan Nusantara.
Acara yang digelar di depan Arca Dwarapala Singosari hingga pertigaan jalan Kendedes, menyuguhkan panggung, Tarian Reog serta jajanan khas Tempo Doeloe guna melihat kekayaan kuliner tradisional khas Jawa.
Festival ini berlangsung dimulai pukul 02.00 sampai pukul 4 sore hingga malam, memberikan pengunjung kesempatan untuk menikmati suasana makanan khas daerah jawa timur.
Sebanyak 50 stand makanan yang telah disajikan dalam festival ini menjadi sorotan utama. Setiap stand mewakili setiap RW di Singosari dan menyuguhkan hidangan-hidangan yang lezat.
Nampak beragam makanan tradisional yang tersaji, seperti gudeg, klepon, botok, serabi, Sego tiwul, dan berbagai hidangan tradisional lainnya, sehingga pengunjung dapat menikmati beragam cita rasa otentik dalam lingkup satu lokasi.
Apa yang membuat festival ini begitu unik adalah cara pemilihan menu di setiap stand. Masing-masing stand memilih makanan sesuai dengan undian yang dilakukan oleh setiap masing-masing RW, menciptakan variasi kuliner yang unik dalam gelaran festival ini.
Baca Juga: Gercep Polisi dan SAR Evakuasi Lansia Terbawa Arus di Pintu Air DAM Bululawang
Dalam penilaian lomba stand tradisional, kelengkapan makanan dan tema standnya yang menghadirkan nuansa "tempo dulu" menjadi penentu, mendorong para peserta untuk memberikan yang terbaik.
Wabup Malang Dra Hj. Lathifah Shohih, Saat di Konfirmasi Awak Media ia menuturkan bahwa gelaran Festival ini sangat-sangat memukau seni budaya serta menggungkit Kerajaan Singhasari termasuk kerajaan nusantara terbesar di Singosari, Bahkan masyarakat bisa termotifasi dengan sajian-sajian masakan khas Tempoe Doeloe.
"Setiap stand menyajikan menu yang berbeda "Menu yang telah ditentukan dari undian tersebut harus tersedia di setiap stand dan juga harus sesuai dengan tema tempo doeloe," tuturnya, Kamis (28/08/2025).
juga menekankan semangat kompetisi yang tinggi di antara peserta guna memuaskan selera pengunjung.
Baca Juga: Ops Lilin Semeru 2025, Polres Malang Tingkatkan Patroli di 183 Destinasi Wisata
Selain hidangan-hidangan lezat, Festival "Singosari Tempo Doeloe" juga memberikan panggung hiburan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal untuk memamerkan produk kreatif mereka. Dari kerajinan tangan hingga kuliner, UMKM lokal memiliki kesempatan untuk menarik perhatian pengunjung yang datang.
Acara ini bukan hanya sekadar festival kuliner; ini adalah perayaan budaya, warisan, dan kreativitas lokal.
Semangat tinggi dan partisipasi ratusan pengunjung mencerminkan kebanggaan warga Singosari akan warisan budaya mereka yang kaya, Bebernya.
"Festival ini telah menjadi magnet bagi pecinta makanan tradisional dan budaya yang ingin merasakan atmosfer yang unik dan meriah yang hanya bisa ditemukan di Singosari Tempo Doeloe. Dengan beragam cita rasa otentik dalam satu lokasi, festival ini menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang ikut hadir," pungkasnya.(*)
Editor : Zainul Arifin