BLITAR |B-news id - RSUD Ngudi Waluyo Wlingi resmi membuka gedung pelayanan terbaru Graha Pandawa dan meresmikan Masjid Baitusy Syifa dalam sebuah acara yang berlangsung meriah dan penuh rasa syukur, Senin (21/4/2025).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM, beserta Wakil Bupati Bekky Hardiansyah, serta jajaran pejabat daerah, anggota DPR RI, DPRD Provinsi, Forkopimda, dan tokoh masyarakat lainnya.
Baca Juga: Ormas BIDIK Demo Soroti Ketimpangan Wilayah di Kabupaten Blitar
Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS., dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Graha Pandawa dan renovasi mushola menjadi Masjid Baitusy Syifa merupakan bentuk nyata dari komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang holistik.
“Hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi tonggak penting bagi transformasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Blitar,” ungkapnya.
Gedung Graha Pandawa sendiri dibangun dengan anggaran mencapai Rp75 miliar yang bersumber dari BLUD RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Pembangunan berlangsung selama 275 hari kalender, dimulai pada 20 Maret 2024 hingga 19 Desember 2024.
Gedung delapan lantai ini dirancang dengan fasilitas rawat inap dan layanan medis modern, termasuk ruang VVIP, poliklinik eksekutif, serta klinik spesialis seperti dermatologi, bedah plastik, dan fertilitas.
“Kami berharap gedung ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan rawat inap yang nyaman dan sesuai dengan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Karena sesuai dengan Perpres No. 59 Tahun 2024, rumah sakit harus menyediakan layanan yang lebih manusiawi dan inklusif,” lanjut dr. Endah dalam sambutannya.
Masjid Baitusy Syifa yang diresmikan bersamaan dengan pembukaan Graha Pandawa dibangun secara swadaya oleh karyawan dan karyawati RSUD dengan dana sebesar Rp592.725.000,-.
Masjid ini menggantikan Mushola Asyidrah sebelumnya dan kini dapat menjadi tempat pembinaan spiritual tidak hanya bagi tenaga kesehatan dan pasien, tetapi juga masyarakat sekitar. “Semangat gotong royong inilah yang memperkuat pondasi RSUD kita,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kemajuan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
Baca Juga: Kemenag Kabupaten Blitar Peringati HAB ke-80, Tekankan Kerukunan dan Sinergi Bangsa
“Pemerintah Kabupaten Blitar terus mendorong fasilitas kesehatan agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Kehadiran Graha Pandawa ini menunjukkan bahwa RSUD kita mampu bersaing, bahkan menjadi rujukan layanan kesehatan yang modern dan berstandar tinggi,” ujarnya.
Bupati juga mengajak semua pihak untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal. “Saya berpesan kepada seluruh civitas hospitalia agar terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga integritas, dan menjadikan rumah sakit ini sebagai tempat yang nyaman, baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan,” tambahnya.
Gedung Graha Pandawa memiliki berbagai fasilitas unggulan. Di lantai pertama, tersedia lobby luas, coffee shop, minimarket, serta unit layanan seperti pendaftaran, farmasi, radiologi, dan ruang observasi pasien. Lantai dua hingga tujuh dilengkapi dengan ruang rawat inap standar, VIP, dan VVIP, serta berbagai klinik spesialis.
Pembangunan gedung ini melibatkan berbagai pihak profesional, termasuk kontraktor PT. Mega Bintang Abadi, manajemen konstruksi dari PT. Biro Arsitek dan Insinjur Sangkuriang, serta tim ahli dari Fakultas Teknik Sipil Universitas Brawijaya.
“Kami juga didampingi Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas proyek strategis ini,” jelas dr. Endah.
Baca Juga: Kapolres Blitar Resmikan SBSN Rumah Dinas Tathya Dharaka Polres Blitar
Dalam acara tersebut, Bupati Blitar secara simbolis menandatangani prasasti peresmian dan pengguntingan pita sebagai tanda dibukanya gedung dan masjid secara resmi.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh tamu undangan saat gema takbir dikumandangkan untuk menandai peresmian Masjid Baitusy Syifa.
Para undangan juga diajak berkeliling melihat langsung fasilitas Graha Pandawa. Banyak yang memberikan kesan positif atas desain yang modern, tata ruang yang ramah pasien, dan teknologi layanan yang canggih. “Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi RSUD daerah,” kata salah satu anggota DPRD Provinsi, Erma Susanti.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas berdirinya gedung dan masjid baru.
Dengan adanya fasilitas ini, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan kesehatan, memperpanjang usia harapan hidup masyarakat, serta turut mendorong pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Blitar.(*)
Editor : Zainul Arifin