Safari Ramadhan Ning Ita di Musholla Miftahul Jannah, Sampaikan MBG Siapkan Generasi Unggul

avatar Eko Purbo
Ning Ita dan Cak Sandi bersafari ramadhan ke musholla Miftakhul Jannah Kel. Surodinawan. (ist)
Ning Ita dan Cak Sandi bersafari ramadhan ke musholla Miftakhul Jannah Kel. Surodinawan. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Safari Ramadan hari kedelapan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berkesempatan untuk bersilaturahmi bersama jamaah Musala Miftakhul Jannah, Kelurahan Surodinawan pada, Sabtu (8/3).

Kepada para jamaah Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyampaikan soal dari pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Dimana sasaran dari MBG adalah para pelajar mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA. 

Baca Juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok

"Program makan bergizi gratis masuk pendidikan karena yang diberi makan ini adalah anak-anak sekolah yang tujuannya ke depan mencetak generasi emas," kata Ning Ita. 

Ning Ita juga berkesempatan menyerahkan bantuan dana hibah kepada takmir musholla Miftakhul Jannah. (ist)

Ia menjelaskan bahwa untuk mewujudkan Indonesia Emas waktu yang tersedia hanya 20 tahun.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital

"20 tahun itu waktu yang singkat. Sehingga waktu 20 tahun ini harus kita manfaatkan seoptimal mungkin menyediakan generasi unggul bagi bangsa ini, khususnya yang berasal dari kota Mojokerto," terangnya.

Lebih lanjut perempuan yang memimpin Kota Mojokerto untuk kedua kalinya ini menyampaikan bahwa untuk makan bergizi gratis selain ditujukan bagi para siswa, juga akan menyasar pada ibu hamil, balita stunting dan lansia. 

Baca Juga: Wali Kota Ning Ita Lantik 78 Pejabat Pemkot, Harapkan Jadi Pemimpin yang Rendah Hati

"Program makan bergizi gratis pengembangannya juga kepada ibu hamil, balita stunting juga para lansia sehingga lebih merata, lebih berkeadilan," tegasnya. 

Sebagaimana safari ramadan sebelumnya, Ning Ita yang hadir bersama Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi dan jajarannya juga memberikan dana hibah untuk perbaikan Musala Miftakhul Jannah. Adapun dana hibah yang diberikan adalah sebesar Rp. 25 juta. (ist)

Berita Terbaru