MAGETAN| B-news.id - Rektor Universitas Brawijaya Prof Widodo, S.Si.,M.Si.,Ph.D.Med.Sc melepas peserta KKN FAPET di Lapangan rektorat Kampus Universitas Brawijaya Malang 28 Juni 2022.
Ini kali pertama KKN yang dilaksanakan setelah pandemi Covid-19.
"KKN Tematik Fakultas Peternakan (FAPET) ini merupakan pemberangkatan mahasiswa khusus (daring dari tahun 2020). Belum praktik di kandang sama sekali. Langsung terjun ke masyarakat, beban e lebih berat dibanding tahun tahun sebelumnya," kata Rektor
Pemberangkatan dari Malang kurang lebih pukul 7.00 WIB menuju Magetan.
Rombongan Program KKN-Tematik Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya disambut Bupati di Pendopo Surya Graha Magetan
Universitas Brawijaya mengirimkan 656 mahasiswa fakultas peternakan dalam program pembelajaran maupun interaksi dengan masyarakat serta mengembangkan berbagai macam potensi desa-desa di Kabupaten Magetan. Pelaksanaan program ini akan berlangsung pada 28 Juni - 27 Juli 2022.
Dalam kesempatan ini, hadir pula Dekan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Prof.Dr.Sc.Agr.Ir. Suyadi, MS, IPU., ASEAN Eng , menjelaskan tentang pentingnya komunikasi dalam bermasyarakat dan diharapkan para peserta KKN Tematik ini mampu mengaplikasikan ilmunya dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu Suyadi berharap mahasiswa dan masyarakat dapat saling melengkapi pembelajaran maupun pelatihan. Lebih jauh, Suyadi juga menegaskan bahwa Mahasiswa yang tersebar dalam 40 desa ini akan berperan aktif membantu masyarakat tempat dimana peserta KKN berada.
Dalam sambutannya Bupati Magetan menyampaikan harapannya;
"Betapa indahnya, mahasiswa Universitas Brawijaya datang ke Magetan, ketika pulang membawa pengetahuan dan pengalaman hasil sharing dengan para peternak setempat" Ucap Bupati Kabupaten Magetan, Suprawoto.
Dalam menyukseskan KKN-T ini, pihak fakultas sudah melakukan briefing sehingga mahasiswa siap terjun ke masyarakat.
Sementara itu dimintai pendapat oleh wartawan B-news.id yang juga sekaligus mahasiswa peserta KKN, salah satu peserta KKN Tematik FAPET Kitto, seperti gayung bersambut dengan harapan Bupati Magetan dia mengatakan;
"Kami datang kesini siap dengan program yang sudah kami rancang, tetapi kami masih melihat apa yang dibutuhkan masyarakat, sehingga penyesuaian itu menjadi titik fokus kami". Ujar salah satu mahasiswa, Kitto. (ibnu)
Editor : Redaksi