Ibu-ibu Desa Canga'an Ujung Pangkah Dilatih Wirausaha dan Sayang Anak

avatar b-news.id
Narasumber, Kepala Desa Canga'an dan peserta saat berfoto bersama. (ist)
Narasumber, Kepala Desa Canga'an dan peserta saat berfoto bersama. (ist)

GRESIK | B-news.id - Wilayah desa yang berada di balik bukit kapur, dan juga dekat laut, serta mayoritas penduduk usia produktif banyak bekerja diluar negeri, adalah tantangan tersendiri untuk memajukan warga masyarakat setempat. 

Kelompok Kerja (Pokja) Masyarakat Puspa “Pinatih” Kabupaten Gresik menggelar serangkaian kegiatan di Desa Cangaan, Kecamatan Ujungpangkah. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong terbentuknya Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (D/KRPPA) serta menguatkan sektor kewirausahaan.

Baca Juga: Diklat Barbershop Gelombang Kedua Resmi Ditutup Disnaker Kabupaten Blitar

Acara dibuka dengan Sosialisasi D/KRPPA yang disampaikan oleh Ketua Pokja Masyarakat Puspa “Pinatih” Gresik, dr. Ashimatul Wardah Al Mawaddah. Dalam sambutannya, dr. Wardah menegaskan pentingnya D/KRPPA sebagai fondasi bagi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. 

“Kita ingin menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi perempuan serta anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di tengah masyarakat,” ujar dr. Wardah.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pelatihan kewirausahaan disampaikan oleh Rr. Henny Eka Ferdian HP, yang akrab disapa Amik. Dalam pelatihan ini, Amik memberikan tips dan strategi praktis kepada para pelaku usaha di Desa Cangaan. 

Baca Juga: Semarak Karnaval Budaya Desa Karangrejo, Ujungpangkah Gresik 

“Kewirausahaan adalah kunci untuk meningkatkan perekonomian lokal. Dengan keterampilan dan pengetahuan yang tepat, kita dapat mengubah tantangan menjadi peluang,” jelas Amik kepada peserta.

Kepala Desa Cangaan Fachrur Rozi, S.Pd, mendukung penuh kegiatan pemberdayaan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Puspa ‘Pinatih’ atas inisiatif yang membawa dampak positif bagi masyarakat desa kami. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Cangaan,” ujarnya.

Baca Juga: Kadis Kopukmperindag Ani, Tutup Bimtek SOM dan SOP Koperasi Merah Putih Se-Kota Mojokerto

Hans Mahaputra Yudha Wijaya, S.H., sebagai pendamping UMKM, membantu peserta dalam pendaftaran legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).

Hans membantu para pemilik usaha yang belum memiliki legalitas tersebut, sehingga mereka bisa terhindar dari masalah hukum yang bisa ditimbulkan ketika mereka belum memiliki legalitas usaha.(ali)

Berita Terbaru