PASURUAN | B-news.id - Dugaan pengelolahan SPAM berbasis masyarakat di Desa Gunting Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan, dinilai tidak transparansi mengenai tarikan iyuran yang dibebankan ke masyarakat setempat.
Hal itu juga dikeluhkan oleh masyarakat sekitar, karena pengelolahan program SPAM berbasis masyarakat di desa tersebut diduga kuat dikelola oleh oknum tanpa ada kesepakatan dari pihak Desa Gunting setempat, Rabu (18/06/2024).
Baca Juga: Alami Rem Blong, Truk Seruduk 9 Kendaraan di Purwodadi Pasuruan
Kepala Desa Gunting Wasimun saat dikonfirmasi wartawan mengaku tidak tahu menahu soal Program SPAM berbasis Masyarakat yang dikelola oleh oknum guna kepentingan pribadi.
Baca Juga: Sambut Baik Kebijakan Mentan, Pj. Gubernur Jatim : Solusi Maksimalkan Penyerapan Susu Peternak Lokal
Padahal Program SPAM tersebut masih ditanah TKD Desa Gunting, seharusnya dari pihak Kepala Desa harus mengetahui bahwah program pembangunan itu kan masih tanggung jawab pihak Desa, Tapi kenapa pihak Kepala Desa tidak tahu menahu keberadaan pembangunan SPAM yang berada di wilayah tersebut ada apa, sebenarnya? .
Ironisnya lagi setiap penarikan iuran yang dibebankan oleh masyarakat setempat tidak wajar alias asal-asalan, Yang dikeluhkan masyarakat setempat setiap penarikan iuran tersebut juga tidak dikasih kuintansi bukti guna pembayaran tagihan Program SPAM tersebut.
Baca Juga: Banyak Bumdesma Bermasalah, Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Pasuruan Angkat Bicara
Sampai berita ini dirilis dari pihak Desa maupun pihak pengelola SPAM tidak mau memberikan keterangan terkait Program SPAM yang ada di Desa Gunting.(din)
Editor : Zainul Arifin