Siapkan 'Wirabumi' Pemkot Mojokerto Harapkan Pemilu 2024 Sejuk dan Damai

Lebih meriah karena ada pesta kejutan HUT pak Gaguk Tri Prasetyo. (eko)
Lebih meriah karena ada pesta kejutan HUT pak Gaguk Tri Prasetyo. (eko)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pemilu serentak tahun 2024 sudah didepan mata, Pemkot Mojokerto ingin memastikan hajatan pesta demokrasi 5 tahunan itu berlangsung Luber dan Jurdil serta damai, sejuk di Kota Mojokerto.

Untuk itu Pemkot Mojokerto menggelar pertemuan yang dikemas dengan bincang santai secara lesehan di Ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto pada Selasa (6/2) malam. 

Acara bincang santai ini dengan Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo sebagai moderator. Dalam kesempatan tersebut Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menyampaikan bahwa Pemilu bisa berlangsung kondusif aman dan damai sangat tergantung dengan tujuh hal.

Pertama, adalah sisi penyelenggara baik itu KPU, Bawaslu maupun DKPP. Penyelenggara harus bekerja secara profesional dan penuh integritas agar Pemilu berjalan lancar, aman dan sukses. Kedua adalah Peserta Pemilu yaitu partai politik atau pasangan calon. Jadi peserta pemilu harus mengikuti aturan yang berlaku dalam hal ini Undang-undang Pemilu nomor 7 tahun 2017 serta peraturan teknis yang dikeluarkan KPU maupun Bawaslu. 

Ketiga adalah regulasi atau aturan, disini aturannya sudah jelas yaitu Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017, Peraturan KPU (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (PerBawaslu). Yang keempat adalah masyarakat pemilih, siapa saja yang berhak memilih dan siapa saja yang tidak mempunyai hak pilih.

Yang kelima pemerintah, pemerintah dari pusat, provinsi sampai kabupaten/ kota. Pemerintah harus hadir dan menjamin segala sesuatunya berjalan lancar.

"Jadi pemerintah disini ya saya, pak sekda, para OPD, Camat dan Lurah ikut bertanggung jawab membantu kelancaran dan kesuksesan Pemilu ini," ujar mas Pj Wali sapaan akrab dari Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro. 

Tampak Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro bersama jajaran Forkopimda Kota Mojokerto duduk lesehan dalam acara 'Wirabumi'. (eko)

Keenam TNI-Polri, kedua institusi ini bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan atas pelaksanaan Pemilu serentak 2024. Selain ASN, TNI-Polri harus netral dan tidak menunjukkan keberpihakannya.

Ketujuh adalah media, peran media tidak kalah pentingnya dengan keenam unsur diatas, karena melalui media situasi yang tegang bisa jadi teduh namun juga bisa terjadi sebaliknya.

"Saya mohon kalau ada kesalahan atau permasalahan cepat datang dan ngomong ke kami, agar kami bisa mencarikan solusi terbaik dan Pemilu tetap bisa berlangsung dengan sejuk, aman dan terkendali," pungkasnya. 

Sementara Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Somanonasa mengatakan untuk Pemilu 2024 ini pihaknya sudah menyiapkan sekitar 600 personil. Ia juga menambahkan dari personil yang telah disiapkan ada kelompok tim Cyber, tim saber pungli untuk menjamin pesta demokrasi ini selain berlangsung luber dan.jurdil juga bermartabat.

Menurut Komandan Kodim 0815/ Mojokerto Letkol Inf M Iqbal bahwa TNI sudah jelas tegas perintah langsung dari Panglima TNI untuk menjaga netralitas dengan bersikap dan bertindak secara tegas dan terukur.

Senada dengan apa yang disampaikan Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto Bobby Ruswin juga berharap Pemilu di Kota Mojokerto berjalan dengan kondusif. "Tidak usah melihat yang ada dikancah nasional yang mungkin ada gonjang-ganjing. Tapi yang terpenting di wilayah Kota Mojokerto atau Mojokerto Raya Pemilu berlangsung sejuk dan damai," tambahnya.

Kegiatan ini selain dihadiri Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro, turut hadir pula Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, Asisten, Kepala OPD, Camat, Lurah serta perwakilan media se-Kota Mojokerto.

Kemeriahan acara ini semakin bertambah dengan pesta kejutan yang disiapkan oleh Prokopim, karena secara bersamaan pada hari ini adalah hari ulang Sekdakot bapak Gaguk. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper