Gusdurian, KPU, Bawaslu Gresik Sosialisasi Pemilu Damai Melalui Car Free Day

Komisioner Bawaslu, PPK dan sejumlah elemen masyarakat mengajak pemilu damai. (Ist)
Komisioner Bawaslu, PPK dan sejumlah elemen masyarakat mengajak pemilu damai. (Ist)
b-news.id leaderboard

GRESIK | B-news.id - Mencermati pelaksanaan pemilu yang sudah pernah berlangsung, sejumlah elemen masyarakat di kota Gresik sepakat menggelar sosialisasi pemilu damai yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. 

Sejumlah elemen masyarakat yang menggelar sosialisasi damai dan sekaligus menorehkan pesan damai dalam media yang sudah di siapkan. 

Adapun lembaga / elemen masyarakat yang menggelar sosialisasi pemilu damai, antara lain ; Formagam, Gusdurian, Pattiro, Asopsi, KPG, Fatayat, IPNU, IPPNU, Sampul Belajar Giri, dan beberapa kelompok yang lain. 

Komisioner Bawaslu Kabupaten Gresik, Habibur Rohman mengajak seluruh warga Kabupaten Gresik dan terutama yang hadir dalam car free day untuk menggunakan hak pilih tanggal 14 Februari besok. 

"Kalau bapak dan atau ibu di datangi seseorang baik calon legislatif atau tim pemenangan untuk memilih calon tertentu dengan imbalan sejumlah rupiah, jangan sampai diterima, karena nanti kalau calon ini menjabat pastilah yang lebih diutamakan adalah mengembalikan modal, barulah memikirkan aspirasi rakyat, itupun kalau sempat dan ingat, " papar Habib, Minggu (4/2). 

Ketua KPU Kabupaten Gresik, yang diwakilkan kepada PPK Kebomas, Ali Sugiarto dalam paparannya berharap agar dalam keluarga jangan ada keretakan gara gara beda dukungan atau pilihan. 

"Beda pilihan atau dukungan dalam satu keluarga adalah hal biasa, namun jangan sampai ada keretakan, dalam pemilu yang sudah berlalu ada yang suami istri sampai berpisah, ada juga antara menantu dan mertua yang sampai tidak saling menyapa, hal yang demikian jangan sampai terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Gresik, "terang Sugiarto memulai paparan. 

Sosialisasi dilanjutkan dengan menunjukkan kertas suara baik untuk kertas calon presiden dan wakil presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten, termasuk coblosan yang dianggap sah dan coblosan salah yang membuat suara tidak sah. 

Diakhir acara, disampaikan pindah pemilih masih di perkenankan bagi pekerja dan sakit. 

Perwakilan lembaga atau ormas yang hadir menuliskan pesan pemilu damai di kain putih yang sudah di siapkan. (ali)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper