Kuota Belum Terpenuhi, Bawaslu Kota Perpanjang Pendaftaran PTPS Hingga 8 Januari

Infografis rekapitulasi pendaftar PTPS di Kota Mojokerto. (ist)
Infografis rekapitulasi pendaftar PTPS di Kota Mojokerto. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Bagi warga Kota Mojokerto masih ada kesempatan untuk bergabung dengan Bawaslu Kota Mojokerto. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mojokerto akhirnya memperpanjang masa pendaftaran untuk Pengawas TPS (PTPS) pada Pemilu 2024 hingga hari ini 8 Januari 2024.

Sebenarnya untuk masa pendaftaran dan penelitian berkas dimulai tanggal 2 hingga 6 Januari 2024. Akan tetapi dikarenakan hingga saat ini masih belum terpenuhinya kebutuhan akan calon PTPS di beberapa Kelurahan. Bawaslu Kota Mojokerto melakukan perpanjangan pendaftaran PTPS sesuai dengan timeline yang ditetapkan oleh Bawaslu RI.

"Sebenarnya dari jumlah pendaftar sudah melebihi dari jumlah TPS, namun karena ada beberapa TPS yang pendaftarnya melebihi pagu yang ada tapi disisi lain ada TPS yang masih belum ada pendaftarnya, jadi kita perpanjang masa pendaftaran hingga hari ini," jelas Dian Pratmawati Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Senin (8/1).

Berdasarkan data Bawaslu Kota Mojokerto per tanggal 7 Januari 2024 jumlah pendaftar PTPS dan lolos penelitian berkas sebanyak 372 orang dari 394 orang dibutuhkan. Jadi masih ada 22 TPS yang belum terisi pengawasnya.

Adapun 22 TPS yang belum terisi tersebut adalah Kelurahan Surodinawan 7 TPS, Mentikan 2 TPS, Blooto 2 TPS dan Kauman 1 TPS di Kecamatan Prajurit Kulon. Sedangkan di Kecamatan Kranggan ada 6 TPS di Kelurahan Kranggan.

"Kami berharap sekaligus yakin sampai hari terakhir perpanjangan hari ini akan terpenuhi kebutuhan PTPS yang memiliki kualifikasi sesuai dengan Juknis yang berlaku," harap Dian.

Bawaslu Kota Mojokerto juga telah melakukan koordinasi masif dengan perangkat kelurahan dan kecamatan untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait kebutuhan akan PTPS, dimana titik-titik TPS yang kurang. 

"Monggo silahkan masyarakat yang ingin mendaftar masih ada waktu sampai tanggal 8 Januari 2024, kita tunggu," pungkasnya. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper