KEDIRI | B-news.id - Kampung Inggris sebagai icon kabupaten Kediri mendapat perhatian serius dari Mas Dhito dalam kunjungannya ke Kampung Inggris. Selasa 13 September 2022.
Kampung Inggris yang terletak di Desa Pelem dan Tulungrejo tersebut sudah sangat terkenal sebagai tempat tujuan untuk belajar bahasa Inggris sejak dulu. Banyak orang dari berbagai daerah se Indonesia datang untuk belajar di sini. Tidak heran bila daerah kampung Inggris maju dengan pesat secara sosial ekonominya.
Jalan jalan di Kampung Inggris ini begitu ramai apalagi pada malam hari. Karena tiap tahun kurang lebih pengunjung yang masuk ke kampung Inggris mencapai 600.000 orang. Hal ini perlu pengelolaan kampung Inggris secara terpadu.
Dalam kunjungannya ke Kampung Inggris Mas Dhito beserta Dinas Perkim dan rombongan mengatakan bahwa, " Kunjungan ini yang kesekian kalinya dalam rangka survey lokasi untuk memastikan penataan Kampung Inggris tahun depan yang akan dilaksanakan bulan November 2023 agar berjalan dengan maksimal," kata Bupati Muda kebanggaan warga Kabupaten Kediri itu.
Mas Dhito juga menjelaskan ada beberapa hal yang dipastikan lagi termasuk menutup ruas jalan yang masih dirapatkan dengan Dishub serta RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang akan dirapatkan dengan Dinas Lingkungan Hidup.
Selain itu, untuk drainase dan hal hal yang berkaitan dengan fundamental atau basic dari sebuah penataan kota tanpa kumuh akan diselesaikan oleh Kementrian PUPR yaitu Dirjen Cipta Karya.
Berkaitan dengan pintu masuk Kampung Inggris direncanakan ada dua, tapi masih ada problem yang harus diselesaikan berkaitan dengan status lahan.
Dalam kesempatan itu Mas Dhito juga menyinggung besaran dana yang dianggarkan."Anggaran dari pemerintah pusat dan kita dikolaborasikan dengan APBD kurang lebih ada sekitar 28 milyar ditambah 12 miliar ada sekitar Rp 40 miliar dan kita masih ada dana lagi Rp 7 miliar, jadi minimal kita ada dana kurang lebih minimal Rp 47 miliar," paparnya.
Kepada para awak media, Mas Dhito menyampaikan harapan kedepannya. "Harapan saya nantinya suatu saat nanti jalan jalan di kampung Inggris ini bebas dari kendaraan bermotor jadi warga betul betul bisa menikmati bagaimana berjalan dikampung Inggris itu hal yang nyaman," Pangkas Mas Dhito mengakhiri wawancara dengan awak media. (sis)
Editor : Redaksi