Melalui FKP, Bupati Anna Harapkan RS Sumberejo Tingkatkan Kualitas Pelayanan

avatar b-news.id
Bupati Bojonegoro saat memberikan arahan melalui jaring aspirasi melalui Forum Konunikadi Publik (FKP) di Aula RS Sumberejo. (Ist)
Bupati Bojonegoro saat memberikan arahan melalui jaring aspirasi melalui Forum Konunikadi Publik (FKP) di Aula RS Sumberejo. (Ist)

BOJONEGORO | B-news.id - Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menghadiri acara Forum Komunikasi Publik (FKP) pada Rabu (7/9/2022) di Aula RSUD Sumberejo, Bojonegoro. 

Tujuan kegiatan FKP ini adalah dalam rangka menjaring aspirasi pengguna layanan serta meningkatkan sistem pelayanan kesehatan untuk memberi informasi kepada masyarakat terkait kayanan di RSUD Sumberejo. 

Dalam arahannya Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah menyampaikan, menyampaikan, bahwa FKP merupakan suatu kegiatan memberikan informasi kepada warga yang telah di kembangkan oleh RSUD Sumberrejo agar disebarluaskan kepada masyarakat sekitar.

Peserta ForumnKonunikadi Publik (FKP) melibatkan tokoh masyarakat, camat serta tenaga kesehatan serta para stakeholders lainnya. (Ist) 

Agar  masyarakat dapat mendapatkan informasi yang sesuai, karena RSUD Sumberrejo memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaring aspirasi saran dan masukan yang membangun untuk pelayanan kesehatan.

Dengan adanya perkembangan zaman yang semakin baik, masyarakat dapat menyadari perilaku untuk hidup sehat, dan menjaga kesehatan. Untuk itu selain faktor hidup sehat dan menjaga kesehatan perlu di imbangi dengan lingkungan yang bersih, maka kami terus menyelaraskan Penghijauan dan Sanitasi.

“Harapan kami dapat di dukung upaya peningkatan sarana prasana agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.” ungkap Bupati Anna. 

Senada, Direktur RSUD Sumberrejo Ratih Wulandari mengatakan, kegiatan FKP ini diselenggarakan bertujuan membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan, dan akuntabel diperlukan Forum Komunikasi Publik yang didalamnya melibatkan kolaborasi antara penyelenggara, stakeholder (pemangku kepentingan) dan masyarakat selaku pengguna / penerima pelayanan. 

selain itu, kegiatan tersebut juga untuk menjaring aspirasi stakeholder/pemangku kepentingan dan pengguna layanan agar dapat meningkatkan sistem pelayanan kesehatan yang sudah berjalan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.

"Saya harapkan masukan dan saran konstruktif yang diberikan dapat digunakan sebagai dasar untuk penyelarasan rencana kinerja tahunan dan rencana aksi tahun 2023,,' kata Direktur RS Sumberejo, Ratih Wulandari. 

Sedangkan kegiatan FKP  diikuti oleh total 93 orang wilayah timur, yang terdiri dari Perwakilan stakeholder/pemangku kepentingan, antara lain Dinas Kesehatan, Camat, Kepala Desa.

Selain itu, Pimpinan Fasilitas Kesehatan, terdiri dari Kepala Puskesmas dan Direktur Rumah Sakit. Perwakilan Masyarakat, Ketua Organisasi Masyarakat, Tokoh Masyarakat.

Selanjutnya dari perkumpulan Purna Bakti RSUD Sumberrejo. Kelompok Populasi Sasaran Rumah Sakit, yang terdiri Pasien Prolanis dan Geriatri Poli Rehabilitasi Medis. Struktural, Ketua Komite, dan perwakilan Kepala Unit Pelayanan RSUD Sumberrejo.(zainul) 

Berita Terbaru