BLITAR | B-news.id - Kapolres Blitar, AKBP Adhitya Panji Anom, menggelar acara rutin Dialog bersama (Diagram) Mahasiswa Blitar, membahas kebijakan pemerintah menaikan harga BBM dan aksi demo mahasiswa yang akan turun kejalan menolak tegas kenaikan BBM di Gedung DPRD Kabupaten Blitar, Kamis (8/8/2022).
Acara diagram ini digelar disalah satu Warkop di Kota Blitar, Selasa, (6/9/2022) yang dihadiri Kapolres Blitar Adhitya Panji Anom, Dandim 0808, Kesbangpol, Dinas Sosial dan perwakilan dari beberapa mahasiswa yang tergabung dalam organisasi yaitu HMI Blitar, PMII Cabang Blitar dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom, mengatakan acara pertemuannya dengan para mahasiswa ini hanya sebatas kegiatan rutin yang sudah empat kali berjalan.
Ketika ditanya apakah pertemuan dengan mahasiswa yang akan demo tolak kenaikan BBM itu sebagai upaya pengkondisian atau penggembosan terkait aksi meski dikemas dengan acara Diagram (Dialog Bersama Mahasiswa) ini?
Dengan tegas Kapolres Blitar menjawab, "Tidak, kegiatan ini sudah rutin kita laksanakan setiap bulan dan kebetulan hari ini banyak yang disampaikan mahasiswa terkait kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga BBM," jawabnya.
"Kami melaksanakan kegiatan diagram, diagram itu dialog bersama mahasiswa. Dalam forum komunikasi ini kita juga selalu berkomunikasi dengan baik dengan rekan mahasiswa agar kita ada persamaan persepsi dalam melakukan kegiatan contohnya pada saat melakukan penyampaian pendapat di muka umum itu kita juga ingatkan supaya dilakukan dengan kondusif dan tidak anarkis," lanjut Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom
Sementara itu usai dialog, Ketua HMI Cabang Blitar, Rio Adi Saputra P, ketika media menanyakan apakah pertemuan ini semacam pengkondisian menjelang demo ,Rio membantah dan mengatakan, Ini bukan pengkondisian tetapi memang agenda agenda rutin dari Polres Blitar dan ini sudah 5 kali kita melakukan dialog dengan Kapolres Blitar dan Kapolres Blitar juga melakukan dialog dengan mahasiswa.
"Ini sekedar sharing dan berdiskusi terkait pendapat bagaimana kondisi Nasional dan Daerah, dan kita akan tetap berdemo pada hari Kamis di Kantor DPRD Kabupaten Blitar," ujarnya
Rio juga menambahkan," Demo nanti bukan saja dari HMI namun juga di ikuti Aliansi Mahasiswa Islam di Blitar seperti HMI , PMII, dan IMM .
Ketika ditanya pertemuan tadi apakah ada instruksi dari Kapolres Blitar terkait demo yang rencananya digelar pada hari Kamis, Rio menyatakan bahwa Kapolres menyampaikan kita boleh turun ke jalan namun dengan kondusif Kita dari HMI sendiri menyikapi hal ini mungkin banyak orang yang beranggapan ini pengkondisian.
"Kalau pengkondisian untuk tidak aksi tapi faktanya, karena kita dari organisasi mahasiswa, dari kita kalau ada sesuatu hal yang merugikan masyarakat kita harus aksi turun ke jalan untuk menyuarakan hal hal yang dirasakan tidak benar," Jelas Rio.
Di tanya terkait agenda hari ini yang mengundang adalah dari aparat kepolisian dan mahasiswa hadir bagaimana menyikapinya, Rio mengatakan Kapolres Blitar hanya mengatakan kita tetap di perbolehkan melakukan aksi namun dengan kondusif, namun kita kan tidak bisa membendung atmosfir masyarakat di tingkat bawah ,bahkan di Tingkat PB HMI pun sudah ada instruksi baik dari Badko,Cabang, Korkom sampai ketingkatan Komisariat.
"Untuk estimasi massa kita akan turun dengan masing masing organ minimal membawa massa 50 total kurang lebih 150 massa aksi," ujar Rio.
Apakah besok mahasiswa akan turun ke jalan dengan murni ," Rio dengan tegas mengatakan ," Kalau hari ini di anggap sebagai pengkondisian kita sebagai mahasiswa kehilangan Marwah sebagai organisasi pemuda dan mahasiswa .
,"Karena kita turun ke jalan itu dari hati nurani serta kondisi masyarakat hari ini toh kalau kita lihat kenaikan BBM saat ini dampak dan efek dominonya sangat luas bahkan kalau kita bicara inflasi itu ada dua, baik dalam aspek ekonomis dan aspek psikologis pasar.
"Aspek ekonominya pasti ini sangat mempengaruhi HPP ,di HPP ini terkait seluruh pembiayaan atau pajak di bebankan pada konsumen pasti disini dari efek domino masyarakat akan menjerit ini yang kami suarakan pada pemerintah," pungkas Rio Adi Saputra P Ketua HMI Cabang Blitar. (sms)
Editor : Redaksi