Wali Kota Mojokerto Ning Ita dan  Jajaran OPD Pemkot Mojokerto Gelar Doa Bersama Berharap Indonedia Aman dan Damai

Reporter : Eko Purbo
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran OPD saat gelar doa bersama untuk keselamatan bersama, bangsa dan negara Indonesia. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menggelar doa bersama secara serentak pada Senin (1/9/2025). 

Kegiatan ini digelar untuk memohon agar Indonesia senantiasa dalam keadaan aman, damai, dan kondusif, sekaligus mendoakan almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia dalam insiden demo beberapa waktu lalu.

Baca juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar bersama agar situasi bangsa tetap terjaga.

“Bumi Pertiwi sedang berduka, bangsa kita sedang menghadapi ujian. Melalui doa bersama ini, kita berharap keamanan dan kedamaian bisa kembali menyelimuti Indonesia. Kita juga mendoakan almarhum Affan Kurniawan, semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto. 

Sebelumnya, Pemkot Mojokerto bersama lebih dari 1.600 anggota Muslimat NU juga telah melaksanakan selawat bergiliran nonstop dari pagi hingga malam di Rumah Rakyat pada Minggu (31/8). 

Baca juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok

Selain itu, Forkopimda, pimpinan partai politik, organisasi masyarakat, dan organisasi kepemudaan di Kota Mojokerto juga telah menyatakan deklarasi bersama menolak segala bentuk aksi kekerasan dalam penyampaian pendapat di muka umum.

Lebih dari itu, hari ini Senin (1/9) Pemkot Mojokerto mengundang para pengemudi ojek online untuk berdoa bersama dan menyalurkan bantuan sembako, sebagai dukungan moral sekaligus solidaritas bagi para pengemudi ojol di tengah situasi yang sedang berduka.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital

“Kami berharap semua pihak menjaga situasi tetap kondusif. Mari kita jadikan Kota Mojokerto sebagai contoh bahwa perbedaan pendapat bisa disampaikan dengan damai, tanpa kekerasan,” tambah Ning Ita.

Melalui berbagai kegiatan ini, Pemkot Mojokerto berharap suasana di Mojokerto Raya dan Indonesia pada umumnya dapat kembali damai, serta semangat persatuan dan kepedulian sosial semakin terjalin erat di masyarakat. (*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru