Tinjau Pelatihan Kuliner Vegetarian, Wali Kota Ning Ita Harap UMKM Naik Kelas

Reporter : Eko Purbo
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari tinjau pelatihan kuliner vegetarian. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung pelatihan pengolahan makanan vegetarian yang digelar oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoukmperindag) di Gedung PLUT Maja Citra Kinarya, Rabu (21/5/2025).

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya di sektor kuliner, agar mampu menghadirkan produk yang lebih variatif dan bernilai jual tinggi.

Baca juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026

“Ini lanjutan dari peningkatan kapasitas UMKM yang sudah ada, supaya mereka bisa naik kelas, khususnya UMKM kuliner. Jadi biar lebih variatif apa yang bisa mereka buat, terutama makanan menengah ke atas seperti makanan vegetarian,” tutur Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Ia juga menekankan bahwa makanan vegetarian memiliki segmen pasar tersendiri, sehingga pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat keterampilan pelaku usaha yang selama ini telah bergelut di sektor kuliner.

“Ini kan konsumennya khusus. Sehingga UMKM kuliner yang selama ini sudah berbisnis di sektor itu, kita tambahi keterampilan khusus terkait olahan makanan vegetarian,” jelasnya.

Baca juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok

Turut mendampingi Wali Kota Mojokerto Ning Ita, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo. (ist)

Ia menambahkan, gaya hidup sehat yang berkembang melalui komunitas-komunitas saat ini bisa menjadi pasar baru yang potensial bagi pelaku UMKM yang ingin naik kelas.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 20 hingga 22 Mei 2025, dan diikuti oleh 30 peserta. Mereka dibekali keterampilan membuat beragam menu vegetarian yang unik dan menggugah selera, seperti daging imitasi, pecel lele vegan, sate vegan, mie ayam jamur vegan, rendang vegan, mun tahu, teriyaki vegan, patties kol, pepes vegan, tahu jamur saus kari, ketoprak Jakarta, hingga nori roll.

Melalui pelatihan ini, Pemkot Mojokerto berharap pelaku UMKM semakin siap bersaing dan mampu menjawab tren pasar yang semakin sadar akan pentingnya pola makan sehat. (*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru