JCH Asal Sidoarjo Meninggal di Pesawat Saat Perjalanan Menuju Madinah, Insya Allah Almarhumah Meninggalnya Mulia

Reporter : Zainul Arifin
Almarhumah Nur Fadilah bersama suaminya menyempatkan foto sebelum berangkat ke tanah Suci Makkah. (ist)

SIDOARJO | B-news.id - Jamaah Calon Haji (JCH) Sidoarjo berduka. Pasalnya, seorang jamaah asal Sidoarjo bernama Nur Fadilah meninggal dunia saat perjalanan dalam pesawat menuju Madinah, Arab Saudi.

Kabar duka tersebut menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Bahauddin Ngelom Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Kamis (08/05/2025).

Ning Fadilah begitu panggilan akrabnya, adalah jamaah asal rombongan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Rohmatul Ummah An-Nahdliyah Sidoarjo (SUB 20 Romb 06) meninggal dunia dalan pesawat saat dalam perjalanan menuju Madinah Arab Saudi.

KH M Syihabuddin Sholeh Qoshim, paman almarhumah mengatakan, tidak ada firasat atau tanda - tanda sebelumnya. Bahkan ia jiga tidak pernah menyangka takdir Allah kalau kepergiannya secepat itu. 

"Almarhumah merupakan menantu dari keluarga besar Pondok Pesantren Bahauddin Ali Ar Rofi'i Ngelom Sepanjang. Makanya keluarga kaget dan merasa syok mendengar kabar duka itu," ujarnya. 

Pria yang juga Katib Syuriah PCNU Sidoarjo ini menambahkan, dikabarkan almarhumah wafat usai menjalankan salat subuh lihurmatil wakti.

"Almarhumah dilaporkan meninggal dalam perjalanan pesawat jam 07 pagi waktu setempat," ungkapnya.

Menurut Gus Syihab, almarhumah berangkat ihram bersama dengan suaminya Gus Hasan Syadzily.

"Kedua pasangan ini daftar haji pada Tahun 2012 kemarin dan mendapatkan panggilan Allah SWT untuk Ihram Tahun 2025 ini," jelasnya.

Sebelumnya, keberangkatan Ning Dila bersama suaminya Gus Hasan Syadzily dari Pondok Pesantren Bahauddin Ali Ar Rofii juga mendapatkan iringan sambutan keluarga yang berbahagia.

Namun takdir berkata lain, Ning Dila dipanggil Allah SWT pulang ke rahmatnya, usai menjalankan salat subuh dalam perjalanan menuju Madinah.

Kendati kesedihan mendalam itu ada, kata Gus Syihab, almarhumah termasuk menghadap kepada Allah SWT dalam kondisi berangkat beribadah haji. Rencananya, almarhumah dimakamkan di Madinah dan harinya juga Kamis malam Jumat Legi.

"Insya Allah almarhumah meninggalnya mulia. Selama ini, banyak umat muslim yang mengharapkan bisa meninggal di tanah suci Makkah dan Madinah (Haramin), tapi banyak yang tidak terkabul. Kami yakin Ning Dila punya amalan yang istiqomah sehingga pulang ke Rahmatullah bertepatan ke tanah suci," urai putra KH Sholeh Qoshim Ngelom Taman Sepanjang ini.

Sementara soal riwayat yang diderita almarhumah, Gus Syihab mengaku selama ini almarhumah sehat-sehat saja. Sebelum dan akan berangkat ke tanah suci, juga tidak ada tanda apa-apa?

"Kedua pasangan (Gus Hasan dan Ning Dila) baik-baik saja dan minta doakan ke keluarga selama di tanah suci. Almarhumah sehat dan bisa menjalankan rukun dan sunnah dalam beribadah haji di tanah suci. Memang untuk Ning Dila ada punya riwayat sedikit diabet, tapi tidak akut (berat)," pungkasnya. (*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru