Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, IGTKI Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan Tari Edukatif Untuk Guru TK

Reporter : Sunyoto
Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, IGTKI Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan Tari Edukatif Untuk Guru TK. (ist)

BLITAR | B-news.id - Dalam suasana penuh semangat dan antusiasme, ratusan guru taman kanak-kanak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Blitar berkumpul di Gedung Universitas Malang, Kota Blitar, Selasa, 29 April 2024.

Mereka mengikuti pelatihan tari bertajuk “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Blitar.

Baca juga: Ormas BIDIK Demo Soroti Ketimpangan Wilayah di  Kabupaten Blitar 

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya menyukseskan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menekankan pada pembangunan karakter anak usia dini. Ketua IGTKI Kabupaten Blitar, Yuerin Ernawati, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar ajang belajar tari, melainkan sarana untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada anak-anak sejak usia dini.

“Anak-anak butuh lebih dari sekadar teori. Mereka harus merasakan dan mengalami nilai-nilai positif secara langsung. Dan tari adalah medium yang sangat efektif untuk itu,” ujar Yuerin di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Ia menambahkan bahwa melalui gerakan tari, anak-anak dapat belajar banyak hal, mulai dari disiplin, kerja sama, tanggung jawab, hingga mengenal budaya bangsa.

“Tari bukan hanya seni, tapi juga pendidikan karakter yang menyenangkan,” tegasnya.

Pelatihan ini mengangkat tema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang mencakup kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Ketujuh kebiasaan tersebut dijadikan inspirasi dalam setiap koreografi yang diajarkan selama pelatihan berlangsung.

Tak hanya menghadirkan narasumber dari tingkat provinsi yang sudah berpengalaman di bidang seni tari dan pendidikan anak, acara ini juga dihadiri oleh Ibu Wakil Bupati Blitar, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, serta Ketua IGTKI Provinsi Jawa Timur yang turut memberikan dukungan moral kepada para peserta.

Baca juga: ADD 2026 Menurun, Kades dan Perangkat Desa se-Blitar Gelar Hearing dengan DPRD

“Ini bukan sekadar pelatihan, ini adalah gerakan bersama untuk mencetak generasi emas Indonesia,” kata salah satu narasumber yang memimpin sesi pelatihan interaktif.

Para peserta pun tampak sangat antusias, mengikuti setiap sesi dengan semangat tinggi dan tidak segan bertanya atau berdiskusi.

Menurut panitia, pelatihan ini juga merupakan wujud nyata dari implementasi visi Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yakni pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Selama pelatihan berlangsung, peserta diajak untuk memahami makna di balik tiap gerakan tari yang mereka pelajari. Setiap gerakan tidak hanya diajarkan secara teknis, tetapi juga dikaitkan dengan nilai kebiasaan positif yang ingin ditanamkan kepada anak-anak.

Baca juga: Lansia Tewas Tertabrak KA di Garum Blitar

“Misalnya, gerakan saat bangun pagi dibuat energik dan ceria, untuk menggambarkan semangat memulai hari. Sementara gerakan beribadah dibuat tenang dan penuh penghormatan,” jelas salah satu instruktur tari dari provinsi.

Rangkaian kegiatan ini akan mencapai puncaknya dalam sebuah lomba tari yang akan digelar pada peringatan Hari Anak Nasional mendatang.

Hasil dari pelatihan ini akan ditampilkan oleh para guru bersama anak-anak di masing-masing TK, dan dilombakan untuk menumbuhkan semangat berprestasi.

“Ini akan menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus memperkuat kebiasaan baik yang sudah diajarkan. Kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang utuh dan siap menyongsong masa depan,” tutup Yuerin Ernawati dengan penuh harapan.(*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru