BLITAR | B-news.id - Anggota DPRD Kota Blitar dari Partai Demokrat, Rido Handoko S.Pd, kembali menggelar kegiatan reses untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025, di Kantor DPC Demokrat Kota Blitar dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, serta kalangan pemuda dari Kelurahan Plosokerep.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Forkopimda Blitar Panen Raya Jagung Kuartal III
Dalam pertemuan tersebut, Rido menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat melalui kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan wadah untuk menyerap harapan dan permasalahan yang dihadapi warga, terutama dalam bidang infrastruktur, layanan publik, serta kesehatan.
Salah satu aspirasi yang mencuat dalam diskusi adalah mengenai peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan talut, serta peningkatan fasilitas umum lainnya.
Warga menyoroti beberapa ruas jalan yang masih memerlukan perbaikan, serta pembangunan talut yang sebelumnya telah diajukan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) namun belum terealisasi sepenuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Rido menjelaskan bahwa saat ini sudah ada sekitar 50 persen usulan pembangunan yang berhasil direalisasikan.
Sementara itu, sisanya akan diusulkan kembali dalam Musrenbang berikutnya agar dapat dimasukkan dalam anggaran pembangunan tahun 2026.
Ia juga memastikan bahwa setiap masukan dari warga akan ditindaklanjuti dengan serius melalui mekanisme yang ada di DPRD dan Pemerintah Kota Blitar.
“Saya pastikan setiap usulan dari masyarakat benar-benar saya dengar dan akan saya teruskan ke pemerintah kota. Untuk aspirasi yang ingin disampaikan lebih lanjut, masyarakat juga bisa menghubungi saya langsung melalui WhatsApp,” ungkap Rido dalam sambutannya.
Baca juga: Polres Blitar Kota Bongkar Ladang Ganja Terbesar di Blitar, Berawal dari Penangkapan Massa Rusuh
Sejumlah warga yang hadir dalam reses tersebut juga menyampaikan harapan mereka terkait dengan pemerataan pembangunan di lingkungan masing-masing.
Didik, salah satu warga dari Kelurahan Plosokerep, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi talut yang sudah masuk dalam Musrenbang dan telah disurvei dua kali, tetapi hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.
Mendengar keluhan tersebut, Rido berjanji akan membawa permasalahan ini dalam rapat dewan agar segera mendapatkan solusi konkret. Ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah agar setiap pembangunan yang direncanakan dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Selain membahas masalah infrastruktur, reses ini juga menjadi ajang diskusi terbuka mengenai berbagai persoalan lain, seperti peningkatan layanan kesehatan dan fasilitas publik yang lebih memadai.
Rido menegaskan bahwa dirinya akan terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, termasuk dalam sektor pelayanan kesehatan yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Baca juga: Kapolres Blitar Kota dan Forkopimda Gelar Patroli Skala Besar Jaga Kondusifitas Wilayah
Di akhir kegiatan, Rido membuka sesi tanya jawab, memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan pertanyaan, kritik, serta masukan secara langsung.
Ia berharap kegiatan reses ini dapat semakin memperkuat komunikasi antara warga dan perwakilan mereka di DPRD, sehingga kebijakan yang dibuat benar-benar dapat mencerminkan kebutuhan masyarakat Kota Blitar.
Reses ini pun ditutup dengan optimisme dan harapan besar dari warga agar setiap aspirasi yang disampaikan bisa segera mendapatkan solusi nyata.
Dengan komitmen dan kerja sama antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, pembangunan yang merata dan kesejahteraan yang lebih baik bagi warga Kota Blitar di masa depan diharapkan bisa terwujud. (*)
Editor : Zainul Arifin