KABUPATEN BLITAR | B-news.id - Sebuah insiden kecelakaan terjadi di jalur alternatif Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, pada Selasa, 8 Oktober 2024, sekitar pukul 13.00 WIB.
Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk bermuatan beras dengan nomor polisi AG-9296-UK yang dikendarai oleh Edward Tanuwijaya (28), warga Dusun Sendang, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Truk tersebut diketahui tidak mampu menanjak di jalan tersebut dan akhirnya mengalami kecelakaan.
Baca juga: Sedekah Bumi Plandirejo: Doa yang Menyatu dengan Tanah, Jejak Leluhur yang Menjadi Wisata Jiwa
Menurut informasi yang dihimpun, truk tersebut melintas dari arah Desa Tapak, Kecamatan Kesamben menuju Desa Banjarsari. Namun, saat melewati tanjakan di lokasi kejadian, kendaraan tersebut kehilangan daya dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.
Akibatnya, truk tersebut mundur dan menabrak sebuah sepeda motor dengan nomor polisi AG-3404-RDU yang dikendarai oleh Syafitri Rahmania Ulfah (berusia sekitar 20-an), warga Dusun Gading, Desa Kaumrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Syafitri yang sedang melintas di lokasi kejadian hanya mengalami luka ringan akibat benturan tersebut. Beruntung, dia segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat dan menerima perawatan.
Keluarganya telah dihubungi dan pihak berwenang memastikan kondisinya stabil. Sementara itu, sopir truk, Edward Tanuwijaya, juga dilaporkan tidak mengalami cedera serius.
Baca juga: Pemkab Blitar Akan Serahkan SK kepada 1.720 P3K Paruh Waktu pada 19 Desember 2025
Setelah menabrak sepeda motor, truk kemudian terperosok ke dalam jurang di sekitar lokasi kejadian. Meski truk mengalami kerusakan yang cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, proses evakuasi truk dari jurang diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama karena medan yang cukup sulit.
Pihak kepolisian dari Polsek Selorejo segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan area sekitar. Proses evakuasi masih berjalan, sejumlah warga setempat juga turut membantu petugas dalam upaya penanganan kecelakaan ini.
Menurut keterangan awal dari saksi mata di lokasi kejadian, truk tersebut sudah terlihat kesulitan saat mendaki tanjakan. Meskipun sang sopir sudah berusaha mengendalikan kendaraan, truk tetap kehilangan keseimbangan dan mundur hingga akhirnya masuk ke jurang. Truk bermuatan penuh beras ini diduga tidak mampu menahan beban saat melewati medan yang cukup curam.
Baca juga: DPUPR Kabupaten Blitar Dorong Proyek Infrastruktur Tepat Waktu dan Berkelanjutan
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, faktor teknis seperti kondisi kendaraan dan jalan yang curam diduga menjadi penyebab utama insiden ini. Selain itu, muatan beras yang berat juga diduga memperparah situasi saat kendaraan melewati tanjakan.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pihak berwenang mengimbau para pengemudi yang melintasi jalur tersebut untuk lebih berhati-hati, terutama saat membawa muatan berat. Jalan di kawasan tersebut dikenal memiliki beberapa titik rawan kecelakaan, terutama di tanjakan curam dan tikungan tajam.
Proses pendataan dan investigasi masih berlangsung, dan hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait total kerugian yang dialami akibat kecelakaan ini.(sms)
Editor : Zainul Arifin