GRESIK | B-news.id - Pemerintah Desa Metatu Kecamatan Benjeng, menggelar sedekah bumi dengan memberikan piagam penghormatan kepada mantan kepala desa sebelumnga dan melakukan kirab napak tilas desa.
Ketua Panitia, Hadi Setiawan mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak lupa dengan pejuang dan para pendahulunya, begitu pula yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Metatu yang mengadakan sedekah Bumi Desa (16- 17 / 7)
Baca juga: Bupati Gresik Dampingi Gubernur Khofifah Tinjau Wisata Edukasi GUS di Balongpanggang
Kegiatan dimulai dengan kegiatan doa bersama pemerintah desa dengan lembaga desa serta tokoh masyarakat. Kemudian dilanjutkan Khotmil Qur'an, tabur bunga dimakam kades terdahulu, kirap napak tilas dan ditutup dengan kegiatan manaqib, dzikir dan doa bersama pemerintah desa dengan masyarakat desa.
Kegiatan berlangsung dan dipusatkan di Pendopo Balai Desa Metatu. Serta ditutup dengan iring-iringan gunungan tumpeng dari tiga dusun, yaitu Dusun Purworejo, Dusun Metatu, Dusun Medangan.
Ketua Panitia, Hadi Setiawan menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan sedekah bumi ini selain wujud syukur kepada sang pencipta, tapi juga refleksi atas cita cita pendiri, pejuang Desa dan kepala desa sebelumnya.
Baca juga: Pemkab Gresik Apresiasi 26 Pelaku Ekonomi Kreatif
Oleh karena itu, kegiatan yang baik untuk terus diteruskan, dikembangkan oleh generasi sekarang dan masa depan.
"Kita juga mengenang jasa serta mendoakan seluruh wilayah desa, juga masyarakat baik generasi terdahulu, saat ini, dan masa depan. Semoga napak tilas serta kirab ini bisa berlangsung pada tahun berikut," kata Hadi Setiawan, Rabu (18/7).
Kegiatan juga memberikan cinderamata, ucapan penghargaan kepada beberapa kades sebelumnya, yakni Kromo Teko, Random, H. Sulaiman, Nurul Yakin yang diterima keluarganya. Kemudian H. Mad. Daroem Effendi, H. Agus Salim, Nur Hudi.
Baca juga: Pemkab Gresik Beri Apresiasi Wajib Pajak yang Patuh Kontribusi
Sementara Kepala Desa Metatu Kecamatan Benjeng, Diana Eviana, mengatakan, kegiatan sedekah bumi dan kirab napak tilas desa merupakan wujud terimakasih atas dedikasi dan perjuangan para tokoh dalam membangun desa.
"Ini merupakan wujud terimakasih atas dedikasi dan perjuangan para tokoh desa terutama para kepala desa terdahulu dalam membangun Desa," kata Diana Eviana. (ali)
Editor : Zainul Arifin