BANYUWANGI | B-news.id - Guna antisipasi maraknya balapan liar dan perang sarung selama bulan Ramadhan tahun 1444 Hijriah, Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banyuwangi giatkan Patroli Sahur.
Giat ini laksanakan pada selasa, (28/03/2023) dini hari bertujuan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat banyuwangi yang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan kali ini serta mengantisipasi 3C (Curas, Curat dan Curanmor).
Kapolresta Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kasat Samapta AKP Basory Alwi menuturkan, Patroli sahur ini akan menjadi kegiatan rutin selama Ramadhan demi memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Patroli sahur ini akan menjadi kegiatan rutin dan dilaksanakan di setiap jajaran Polresta BanyuwangiBanyuwangi," jelasnya pada team media B-news dini hari tadi.
Disamping untuk mengantisipasi maraknya balapan liar dan tarung sarung di wilayah hukum Polresta Banyuwangi juga tetap dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Banyuwangi. Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta patroli start pada pukul 02.30 hingga 04.45 Wib.
Sat Samapta Polresta Banyuwangi sedang berpatroli di Taman Sritanjung Banyuwangi, Selasa, (28/03/2023). (Ist)
Memasuki hari kelima Ramadhan 2023 Rute sasaran patroli sahur terang AKP Basori, di mulai dari pos Taman Sritanjung ke Jl.Ahmad Yani, Jl.Jaksa Agung Soeprapto, Jl.Kepiting, Karangente, Lateng hingga seputaran DPRD Banyuwangi.
"Sasaran kita dari mako Polresta kita menuju ke Taman Blambangan lalu kita keliling jalan-jalan protokol Banyuwangi kota hingga pertigaan DPRD mas," terangnya.
Sepanjang rangkaian patroli sahur dini hari tadi AKP Basori Alwi mengatakan tidak ditemui adanya pemuda maupun anak remaja yang terindikasi menjadi sasaran patroli sahur.
"Patroli berjalan lancar, gangguan kamtibmas nihil, dan tidak kita jumpai balap liar maupun perang sarung," pungkas AKP Basori
Kapolri menghimbau kepada para orang tua agar anak remaja kita tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan, harus lebih peduli mari cek keberadaan anak remaja kita dan mari jadikan Ramadhan ini sebagai ladang pahala bukan ladang bahaya. (irw)
Editor : Zainul Arifin