MOJOKERTO l B-news.id - Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Diskominfo Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan 92 Pewarta melakukan Pers Tour Lokal bertajuk Mblarah Bareng Diskominfo Kabupaten Mojokerto.
Rangkaian Tour Diskominfo Kabupaten Mojokerto bersama Pewarta, bertujuan mengeksplor dan mengekspos potensi wisata, IKM dan UMKM di Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan tersebut dilaksanakan 25-28 Juli 2022 dan dibagi menjadi 4 gelombang.
Wartawan B-news-id masuk kelompok atau gelombang 2 dengan tujuan mengekplor wisata alam dan wisata sejarah, Selasa (26/7).
Bupati Mojokerto Ikfina Rahmawati yang diwakili Kadiskominfo Ardi Sepdianto menjelaskan, "Mblarah Bareng Diskominfo Kabupaten Mojokerto adalah bentuk dukungan terhadap perkembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Kabupaten Mojokerto, " jelasnya
Kadiskominfo Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto didampingi Kades Kebon Tunggul, Kecamatan Gondang berdiskusi secara serius tapi santai dengan pewarta di Wana wisata Lembah Mbencirang (ram)
Ardi melanjutkan, semoga dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif, " ungkap Ardi.
WISATA SEJARAH
Sasaran pertama Wisata Sejarah yang dikunjungi rombongan pewarta gelombang 2 adalah musium purbakala Trowulan dan Kedua adalah Budha Tidur.
Musium purbakala Trowulan dibawah naungan Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur menyimpan koleksi lebih dari 83.600 koleksi dan terus bertambah setiap tahunnya.
"Musium ini didirikan oleh Bupati Mojokerto R.A.A. Kromodjojo bekerjasama dengan seorang arsitek dari Belanda Ir. Henry Maclaine Pont, 24 April 1924. " Ujar Subandi, Kabag Humas Pengelolaan Informasi Mojopahit (PIM).
Dilihat dari Situs Pemukiman Segaran, kerajaan Majapahit sudah memikirkan konstruksi bangunan yang modern tapi tetap ramah dengan alam, tahan gempa dan banjir.
"Anda bisa melihat sendiri kontruksi bangunan, tiap bangunan selalu selalu ada resapan air yang disebut Balong, tiang penyangga bangunan dibuat hanya menempel dan tidak direkatkan pada pondasi atau batu umpak, dengan kontruksi ini dimungkinkan kalau terjadi gempa bangunan tidak akan roboh," ungkap Didik, staf humas PIM yang memandu B-news.id
Bante Wiryanadi saat memberikan keterangan pers tentang posisi Budha Tidur (ram)
Destinasi sejarah berikutnya adalah Budha Tidur. Wisata sejarah Budha Tidur masih berada di kawasan Trowulan.
Bante Wiryanadi menjelaskan posisi Budha Sidarta Gautama seperti posisi orang tidur tersebut sebenarnya posisi detik-detik terakhir sang Budha mau meninggal atau muksha, jadi jangan salah tulis jadi bunda tidur, " ungkapnya sambil tersenyum.
WISATA ALAM
Selanjutnya rombongan pers tour menuju destinasi alam, yaitu Lembah Mbencirang.
Lembah Mbencirang merupakan salah satu destinasi wisata yang berada diatas Tanah Kas Desa dan dikelola oleh Bumdes setempat.
Objek wisata alam ini menyuguhkan pemandangan alam gunung Anjasmoro dan gunung Welirang. Pengunjung bisa menikmati keindahan alam seperti hamparan sawah dan gemericik air sungai di sekitar wana wisata. (cak ram)
Editor : Redaksi