Atlet dan Pelatih Puslatda KONI Jatim Mulai Jalani Tes Kesehatan

avatar Zainul Arifin
Salah satu atlet KONI Jatim saat jalani tes kesehatan. (Ist)
Salah satu atlet KONI Jatim saat jalani tes kesehatan. (Ist)

SURABAYA | B-news.id - Ratusan atlet dan pelatih Puslatda Koni Jatim menjalani tes kesehatan yang digelar oleh KONI Jatim. Kegiatan ini berlangsung di Gedung KONI Jatim, Surabaya, mulai 5 -10 Agustus 2025.

Tes Kesehatan dilakukan sebagai upaya persiapan jelang PON XXII 2028 BTT-NTB mendatang.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Salurkan Berbagai Bantuan dan Tali Asih Senilai Rp16,616 Miliar untuk Masyarakat Kabupaten Kediri

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil mengatakan, tes kesehatan tersebut diikuti oleh 289 peserta, terdiri atas 61 pelatih dan 228 atlet.

Mereka menjalani pemeriksaan lengkap, meliputi tes darah, rekam jantung, pengecekan tekanan darah, serta pengukuran tinggi dan berat badan.

Muhammad Nabil juga menyatakan, tes kesehatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kondisi fisik pelatih dan atlet sebelum mengikuti program Puslatda.

Baca Juga: Try Sutrisno Wafat, Gubernur Khofifah Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang

“Tes Kesehatan ini merupakan tahapan awal formalitas, sangat penting untuk mengukur kondisi kesehatan atlet dan pelatih. Hasil tes akan dilaporkan kepada kami. Yang terpenting adalah memastikan mereka berada dalam kondisi sehat,” ujar Nabil.

Hasil tes kesehatan ini akan menjadi acuan penyusunan program latihan agar tidak membebani kondisi fisik para atlet. Selain itu, data tersebut juga menjadi panduan dalam menentukan jenis asupan makanan, minuman, dan obat-obatan yang aman dikonsumsi.

Nabil menegaskan, temuan dari tes kesehatan dapat memengaruhi komposisi atlet Puslatda.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Gerojok Bansos Rp 16,1 Miliar untuk Masyarakat Kabupaten Probolinggo

 “Jika hasil tes menunjukkan ada kekurangan pada salah satu organ atlet, kami akan berkoordinasi dengan pelatih. Apakah atlet tersebut sedang dalam pemulihan atau memang tidak bisa melanjutkan secara fisik, itu akan kami evaluasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika kondisi atlet membaik, beban latihan akan disesuaikan dari segi durasi maupun intensitas. KONI Jatim berkomitmen menggelar tes kesehatan rutin setiap tahun untuk memastikan kebugaran atlet dan pelatih tetap optimal menjelang PON XXII 2028.(*)

Berita Terbaru