Sri Untari Sebut Koperasi Mampu Bertahan Meski Diterpa Pandemi

avatar b-news.id
DR Sri Untari Bisowarno MAP, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) . (Ist)
DR Sri Untari Bisowarno MAP, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) . (Ist)

SURABAYA | B-news.id  -  Maraknya Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan sebagian besar perekonomian di belahan dunia, terjadi juga di Indonesia.

Namun meski dengan susah payah, Indonesia masih mampu bertahan. Salah satu penyebabnya, karena perekonomian masyarakat Indonesia ditunjang oleh koperasi 

Keberadaan koperasi bisa membangkitkan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid 19 beberapa tahun terakhir. Sebab, koperasi punya jaringan luas dan dan bertujuan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat kecil.

Hal tersebut disampaikan oleh DR Sri Untari Bisowarno MAP, selaku Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dalam momentum Hari Koperasi 2022. Untuk upaya Jatim Bangkit, juga dapat memanfaatkan koperasi. 

"Saya kira sangat bisa koperasi digunakan untuk membangkitkan ekonomi. Karena, sesungguhnya koperasi sangat lentur, luas dan mendalam. Bisa dimasuki untuk kepentingan membangun ekonomi," papar Sekretaris PDIP Jatim ini.

Menurutnya, upaya itu juga bisa dilakukan lewat penguatan dana bergulir sembari pemerintah terus melakukan pembinaan kelembagaan bagi koperasi yang terpercaya dan sehat. Hal ini ditegaskan Untari sangat penting untuk dilakukan. 

Apalagi wabah virus juga berdampak pada masyarakat kecil, dan koperasi juga bisa masuk pada sektor itu. 

"Jadi, dalam masa Covid-19 seperti ini sangat tepat kalau pemerintah menggandeng koperasi untuk menangani ini," papar Ketua fraksi PDIP DPRD Provinsi Jatim ini.

Untuk itu, Untari menyambut baik ajakan pemerintah untuk berkoperasi sebagaimana tagline yang diusung tahun ini agar koperasi menjadi mainstream ekonomi. Sekalipun demikian, sebagai bentuk refleksi, Untari juga mengajak seluruh pelaku koperasi untuk kembali pada jati diri.

"Itu yang selalu saya tekankan kepada semua koperasi di Indonesia. Ayo kembali ke jati diri kita, bagaimana menjalankan koperasi berdasarkan, nilai dan prinsip," pungkas anggota komisi E ini. (yul)

Berita Terbaru