MALANG | B-news.id - Sejumlah warga Jl Kartanegara Singosari, Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang belakangan ini dibuat resah diduga lantaran dampak dari kegiatan pengurugan lahan, yang di duga Tanpa kantongi Izin.
Aktivitas ini menyebabkan ceceran tanah di jalan, yang mengganggu kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan. Terlebih jalan yang kondisinya padat di lalui masyarakat sekitar menjadi licin, Jumat (21/03/2025).
Baca Juga: Lagi, Polres Malang Bongkar Lokasi Judi Sabung Ayam di Sumberpucung
Beberapa warga mengungkapkan bahwa ceceran tanah dari truk pengangkut material kerap membuat jalan menjadi licin, terutama saat hujan turun. Hal ini dinilai membahayakan pengendara sepeda motor serta mengganggu aktivitas sehari-hari warga.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Shole selaku pemuda setempat turun ke lokasi guna melakukan pengecekan. Ia memastikan kondisi jalan yang terkena dampak serta meninjau lokasi pengurukan lahan.
Baca Juga: Gercep Polisi dan SAR Evakuasi Lansia Terbawa Arus di Pintu Air DAM Bululawang
Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwah penyebab dari kegiatan pengurukan Pondok pesantren Alfatah yang berlokasi di Jalan Sidodadi tersebut.
“Kami telah mengecek langsung ke lapangan dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikannya," katanya.
Baca Juga: Ops Lilin Semeru 2025, Polres Malang Tingkatkan Patroli di 183 Destinasi Wisata
Sampai saat ini pihak pemilik Pondok Alfatah belum bisa ditemui saat awak media mencoba mengalih informasi terkait ceceran tanah urug yang hingga saat ini dilakukan oleh pihak pondok setempat.
Sementara itu, warga berharap dari pihak Pemerintah serta Polsek setempat dapat bertindak tegas guna keselamatan masyarakat sekitar.(*)
Editor : Zainul Arifin