Bupati Subandi Pastikan Penembelan Jalan Berlubang Rampung Sebelum Lebaran

avatar Zainul Arifin
Bupati Sidoarjo Subandi didampingi Wabup Mimik Idayana memimpin rapat terkait perbaikan jalan berlubang.(ist)
Bupati Sidoarjo Subandi didampingi Wabup Mimik Idayana memimpin rapat terkait perbaikan jalan berlubang.(ist)

SIDOARJO | B-news.id – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan bahwa perbaikan jalan berlubang di wilayahnya akan diselesaikan sebelum Lebaran.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan serta camat se-Kabupaten Sidoarjo, Selasa (11/03/2025), di ruang Delta Wicaksana.

Baca Juga: Assosiasi UTJ Sidoarjo Peduli Emak-emak dan Janda, Beri Pelatihan Kerajinan Sandal Cantik 

Dalam rapat tersebut, Bupati Subandi didampingi oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, serta Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra, Ainur Rohman.

Ia menekankan bahwa perbaikan jalan harus dipercepat mengingat mobilitas masyarakat akan meningkat signifikan saat Lebaran.

“Saat Lebaran, masyarakat banyak beraktivitas untuk bersilaturahmi. Jangan sampai mereka terganggu akibat jalan yang berlubang,” ujar Subandi.

Bupati juga menginstruksikan camat dan pemangku kepentingan terkait untuk berkoordinasi dalam menangani jalan rusak. Camat diminta segera melaporkan titik-titik yang perlu mendapat prioritas perbaikan agar dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga: Bupati Subandi Apresiasi Wajib Pajak Panutan, Realisasi Pajak Per 26 November 2025 Capai Rp 1,581 Triliun

Proses penembelan jalan berlubang. (Ist) 

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) diperintahkan untuk segera melaksanakan perbaikan, mengingat waktu yang semakin dekat.

“Saya ingin perbaikan ini dilakukan di seluruh kecamatan dan desa. Bentuk satuan tugas (satgas) di tiap kecamatan, maksimalkan peran camat untuk mengoordinasikan perbaikan di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Hapus Denda Pajak Ringankan Beban Masyarakat

Untuk mempercepat proses perbaikan, Pemkab Sidoarjo menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam pemetaan jalan rusak. Data pemetaan ini akan membantu PUBM dalam menentukan prioritas perbaikan, terutama untuk jalan-jalan yang memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian, lingkungan, dan sosial.

“Data pemetaan ini sangat penting, tidak hanya untuk perbaikan saat ini tetapi juga sebagai panduan dalam pembangunan jalan lima tahun ke depan,” pungkasnya.(*)

Berita Terbaru