SIDOARJO | B-news.id - Assosiasi Unggul Terampil Jaya (UTJ) Sidoarjo peduli Emak-emak dan Janda dengan memberikan pelatihan berupa kerajinan Sandal Cantik.
Kegiatan ini digelar di sebuah Cafe di Jl. KH Achmad Dahlan Kawasan Kuniler Lebo, Kecamatan Sidoarjo yang diikuti sebanyak 30 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Subandi : Sukseskan Gerakan ASN Sadar Pajak
Ketua Assosiasi UTJ Sidoarjo, Pius mengatakan, kegiatan ini diikuti sebabyak 30 peserta emak- emak dan para janda dari anggota Assosiasi yang mencapai 300 anggota.
"Khusus pelatihan kerajinan Sandal Cantik ini pesertanya semuanya emak- emak janda," kata Pius.
Dalam pelatihan kerajinan Sandal Cantik ini, semua kelengkapan bahan sudah disiapkan oleh panitia di antaranya, alas sandal, lem, gunting dan bahan kain berbagai motif yang akan ditempelkan di alas sandal.
"Proses pembuatan kerajinan Sandal Cantik tidak terlalu rumit, peserta tinggal menempelkan kain ke alas sandal atau bantalan yang sudah di lem sebelumnya," papar Pius.
Baca Juga: Ribuan ASN Sidoarjo Teguhkan Komitmen Bangun Daerah pada Apel Akbar 2026
Para peserta saat praktek proses pembuatan sandal cabtik mulai dari pengeliman, pebempelan kain pada bantalan alas kaki. (ist)
Pelatihan kata Pius, dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan skill masyarakat terutama emak- emak dalam membuat produk srlepatu, sandal dan sejenisnya.
"Hal Ini diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru dalam masyarakat dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan membantu dapat meningkatkan ekonomi keluarga," terang Pius.
Baca Juga: Rotasi Pejabat Sidoarjo, Bupati Subandi: Loyalitas itu Penting,Tidak Boleh Ada Kotak- kotak
Selain itu, juga agar dapat pengetahuan proses pembuatan sandal, juga dapat meningkatkan potensi ekspor barang kerajinan sepatu dan sandal Indonesia.
"Dalam pelatihan yang digelar di Wilayah Kecamatan Sidoarjo kota ini, emak-emak dilatih dengan baik agar dapat menularkan keterampilan dan ilmunya ke masyarakat, utamanya emak-emak yang ada di wilayahnya masing masing," pungkas Pius. (*)
Editor : Redaksi