Genap, Korban Terakhir Laka Laut Pantai Drini Berhasil Ditemukan

avatar Eko Purbo
Mas Pj sapaan akrab dari Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro. (ist)
Mas Pj sapaan akrab dari Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir kecelakaan laut yang terjadi di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, DIY, pada Rabu (28/1) pagi.

Jenazah Rifky Yoeda Pratama (13), ditemukan di palung laut tidak jauh dari tempat penemuan 3 jenazah sebelumnya. 

Baca Juga: Kapolres Mojokerto Kota Sambangi Gereja, Pastikan Pengamanan Nataru Optimal

"Alhamdulillah, pagi ini korban berhasil ditemukan, dan dievakuasi ke RSUD Gunung Kidul untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan didampingi orang tuanya," kata Mas Pj sapaan akrab dari Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro.

Berpulang para siswa korban laka laut tentu meninggalkan duka mendalam. Namun dengan ditemukannya jenazah korban dapat memberikan kepastian bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Semoga dengan ditemukannya jenazah korban terakhir ini, bisa memberikan kelegaan bagi keluarga yang, bisa diberikan penghormatan terakhir dengan pemakaman sebagaimana disyariatkan," sambung Mas Pj.

Baca Juga: Jelang Nataru, Pemkot Mojokerto Gelar HLM Pengendalian Inflasi

Atas sinergi semua pihak khususnya Tim SAR dan semua relawan Ali Kuncoro menyampaikan terima kasih. 

"Atas bantuan semua pihak, khususnya tim SAR dan para relawan, saya atas nama pribadi, pemerintah kota mojokerto dan seluruh keluarga maturnuwun sanget, sudah mengerahkan segenap upaya untuk membantu dalam pencarian, semoga keihlasan panjengan mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT," tegasnya.

Baca Juga: Tinjau Pelatihan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan, Ning Ita Berharap Ada Generasi Muda Jadi Petani

Sebelumnya, tiga jenazah siswa SMPN 7 yang sudah diketemukan terlebih dahulu sudah dimakamkan pada Selasa malam setelah tiba di rumah duka. 

Saat ini, dua siswa yang menjadi bagian dari rombongan masih dirawat intensif di rumah sakit. Salah satu siswa sudah sadar dan dapat berkomunikasi, sedangkan siswa lainnya masih dalam perawatan di ruang ICU. (*)

Berita Terbaru