Pasang Wifi, Teknisi Tewas Tersengat Listrik di Blitar

avatar Sunyoto
TS (31), warga Perumnas No.03 Gang Sahabat, Bekasi Timur, Jawa Barat tewas tersengat listrik. (ist)
TS (31), warga Perumnas No.03 Gang Sahabat, Bekasi Timur, Jawa Barat tewas tersengat listrik. (ist)

BLITAR | B-news.id - Kejadian tragis terjadi di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Jumat (3/1/2025).

Seorang teknisi wifi berinisial TS (31), warga Perumnas No.03 Gang Sahabat, Bekasi Timur, Jawa Barat, meninggal dunia akibat tersengat listrik saat bekerja di atas teras sebuah showroom kendaraan.

Baca Juga: Tragis! Box Gardu PLN Tak Terkunci, Balita 3 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Blitar

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Showroom Mandiri Motor, Dusun Gaprang I RT 02 RW 04, Desa Gaprang. Korban yang berprofesi sebagai teknisi diketahui sedang melakukan pemasangan jaringan wifi bersama dua rekannya sebelum insiden nahas tersebut terjadi.

Kapolsek Kanigoro AKP Soni Suhartanto, SH beserta tim dari Polres Blitar langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Petugas yang datang ke lokasi meliputi Kapolsek Kanigoro, Kanit Reskrim, petugas jaga, piket Reskrim, dan tim identifikasi Polres Blitar.

Dari keterangan saksi, Fega Nurul Huda (21) dan Mohammad Rohman (20), keduanya juga berasal dari Bekasi, korban selesai memasang kabel wifi menggunakan tangga. Namun, tangga yang digunakan secara tidak sengaja menyentuh kabel jaringan tegangan menengah (JTM) milik PLN. Akibatnya, TS langsung tersengat listrik dan meninggal di tempat.

Petugas menyebut korban mengalami luka bakar parah di kedua kakinya akibat aliran listrik yang menyambar. Selain itu, korban tidak menggunakan alas kaki saat bekerja, yang semakin memperparah dampak sengatan listrik tersebut.

Polisi mengamankan lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan mendalam. PLN juga dilibatkan untuk memastikan tidak ada bahaya listrik lebih lanjut di sekitar area tersebut. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar, untuk keperluan otopsi lebih lanjut.

Baca Juga: Bocah 8 Tahun Meregang Nyawa, Tersengat Listrik Tiang PJU di Kota Mojokerto

Petugas saat evakuasi korban. (ist)

Kejadian ini menjadi peringatan serius bagi para pekerja lapangan, terutama yang berkaitan dengan instalasi jaringan listrik atau perangkat teknologi. Penggunaan alat pelindung diri (APD) yang memadai, termasuk alas kaki isolasi, sangat penting untuk mencegah insiden serupa.

Menurut Kapolsek Kanigoro, insiden ini menunjukkan kurangnya kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja. “Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati, terutama saat bekerja di sekitar sumber listrik,” ujar Kapolsek.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut. Pihak showroom dan PLN juga diminta bekerja sama untuk memastikan prosedur keselamatan di area kerja.

Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban di Bekasi. Rekan-rekan kerja korban juga mengaku sangat terpukul atas kejadian ini. “Kami tidak menyangka pemasangan wifi ini berakhir tragis seperti ini,” ujar salah satu saksi di lokasi.

Dengan adanya insiden ini, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap bahaya listrik. Perhatian lebih juga diharapkan dari perusahaan yang melibatkan pekerja lapangan untuk memberikan pelatihan keselamatan dan menyediakan alat kerja yang memadai.(*)

Berita Terbaru