Diduga Kurang Hati-hati Pria Paruh Baya Terserempet Gerbong KA Alami Patah Kaki

avatar Sunyoto
Kecelakaan kereta api VS sepeda motor, pria paroh baya alami patah kaki sedang di evakuasi.
Kecelakaan kereta api VS sepeda motor, pria paroh baya alami patah kaki sedang di evakuasi.

BLITAR | B-news.id -  Kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Lingkungan Dander, Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (12/10/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa ini melibatkan sebuah kereta api dengan sepeda motor yang dikendarai seorang warga setempat, mengakibatkan luka serius pada pengendara motor.

Baca Juga: Sedekah Bumi Plandirejo: Doa yang Menyatu dengan Tanah, Jejak Leluhur yang Menjadi Wisata Jiwa

Menurut laporan resmi dari pihak kepolisian, peristiwa tersebut terjadi di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu yang terletak di Majenang, Lingkungan Dander, Talun.

Dalam kejadian ini, kereta api Parcel Nomor 282A jurusan Jakarta-Malang yang sedang melintas terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Supra Fit bernomor polisi AG 3994 KN. Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Suyadi, warga setempat berusia 50 tahun.

Kapolsek Talun bersama sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Talun langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka yang hadir antara lain Kapolsek Talun IPTU Bambang Dwi S, S.H, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Kanit Reskrim, dan beberapa anggota Polsek lainnya. Mereka bertugas mengamankan lokasi, mengumpulkan barang bukti, dan mengambil keterangan dari saksi-saksi di tempat kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi di tempat, yakni Wawan (45) dan Eko Hariyanto (44), keduanya warga Lingkungan Dander, korban diketahui hendak melintasi perlintasan kereta api dari arah utara menuju selatan. Saat mendekati perlintasan, korban menghentikan laju sepeda motornya karena menyadari adanya kereta api yang akan lewat. Namun, korban berhenti terlalu dekat dengan rel kereta, yang menyebabkan sepeda motornya tersenggol oleh gerbong kereta saat melintas.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan korban, Suyadi, mengalami luka parah. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban mengalami patah tulang pada tangan kanan dan kaki kanan. Pihak kepolisian bersama warga yang berada di sekitar lokasi segera membawa korban ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga: Pemkab Blitar Akan Serahkan SK kepada 1.720 P3K Paruh Waktu pada 19 Desember 2025

Sepeda motor korban setelah terserempet KA di Blitar. (ist)

Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian adalah satu unit sepeda motor Honda Supra Fit berwarna hitam-oranye dengan nomor polisi AG 3994 KN. Sepeda motor tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan dengan gerbong kereta. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kondisi perlintasan dan rel di lokasi kejadian.

Perlintasan kereta api tanpa palang pintu memang sering kali menjadi lokasi rawan kecelakaan. Kurangnya fasilitas keamanan seperti palang pintu otomatis dan sinyal peringatan di beberapa titik perlintasan menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan di daerah tersebut. Kondisi ini menuntut perhatian lebih dari pihak berwenang agar segera melakukan perbaikan dan peningkatan keselamatan di perlintasan-perlintasan serupa.

Baca Juga: DPUPR Kabupaten Blitar Dorong Proyek Infrastruktur Tepat Waktu dan Berkelanjutan

Kapolsek Talun IPTU Bambang Dwi S, S.H, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI), guna mengkaji langkah-langkah peningkatan keamanan di perlintasan tanpa palang pintu tersebut. Menurutnya, diperlukan solusi yang cepat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kecelakaan ini juga menjadi pengingat bagi pengendara untuk lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi dengan palang pintu atau sinyal peringatan. Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan menjaga jarak aman dari rel ketika berada di perlintasan kereta api.

Sampai berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam penanganan intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dan pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini.(sms)

Berita Terbaru