BANYUWANGI | B-news.id - Warga Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, mendadak digegerkan jeritan histeris seorang ibu yang mendapati buah hatinya tertelungkup mengapung tak bernyawa di kolam bekas tambang galian C.
Tak hanya seorang, melainkan tiga bocah sekaligus ditemukan tewas tenggelam di satu kolam berkedalaman kurang lebih 4-5 meter, Senin (17/04/2023) sekitar pukul 17.00 Wib.
Informasi yang dihimpun B-news.id di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk ketiga bocah malang itu antara lain bernama Sofia (5), Aqila (8), dan Salsabila (8), Ketiganya berjenis kelamin perempuan.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang turut mengevakuasi korban, Sukiman (45), awal mulanya korban Sofia yang ditemukan oleh ayah dan ibunya dalam keadaan tertelungkup mengapung tak bernyawa.
"Setelah mendengar jeritan minta tolong, warga berlarian menuju sumber suara dan mendapati seorang wanita tengah menangis histeris membopong jasad seorang bocah,"katanya.

Kapolsek Sempu, AKP Karyadi tengah menunjukkan lokasi tempat diketemukan ketiga bocah yang tewas tenggelam di kolam bekas tambang galian C, Senin (17/04/2023).(irw)
Sukiman menuturkan, awalnya warga menduga hanya seorang saja korbannya, namun alangkah terkejutnya warga ketika di dapati terdapat 3 pasang sandal anak-anak disisi lain kolam.
"Sandalnya disebelah sini mas, ada 3 pasang, beberapa warga langsung menceburkan diri bermaksud mencari keberadaan dua korban lainnya," ujarnya
Lanjut Sukiman pada jurnalis B-news.id, tak berselang lama korban kedua Aqila diketemukan agak ditepian kolam, dan oleh warga segera dilakukan upaya pertolongan pertama namun nyawa Aqila tidak tertolong.
"Selanjutnya warga menemukan Aqila agak dipinggir mas, namun nyawanya sudah tak tertolong," ucap Sukiman.
Berbeda dengan korban kedua, Sukiman membeberkan untuk korban ketiga, warga agak kesulitan dalam mengevakuasi korban ketiga, pasalnya diduga tubuh Salsabila berasa di dasar bagian tengah kolam, hingga untuk evakuasi dibutuhkan bantuan alat berat.
"Didasar agak ke tengah mas, karena warga tak mampu menggapai maka dibantu eskavator untuk berpegangan agar bisa menggapai jasad korban, sebab orang dewasa menyelam belum bisa menggapai tubuh korban di dasar kolam," bebernya.
Hasil penelusuran pada warga sekitar rumah duka menduga, ketiganya bermain di pinggir kolam yang dangkal. dugaan warga, korban Sofia tenggelam lebih dulu dan dua lainnya turut tenggelam saat berupaya menolong Sofia sebab ketiganya tidak ada yang bisa berenang.
Kapolsek Sempu, AKP Karyadi saat ditemui di TKP membenarkan, bahwa berdasarkan informasi masyarakat terkait ditemukannya 3 bocah tenggelam, pihaknya segera mengamankan TKP dengan memasang garis polisi di sekeliling kolam tempat ketiga jasad bocah itu diketemukan.
"Bahwa benar, ketiga anak-anak tersebut ditemukan tenggelam di kubangan bekas tambang galian C dan langkah awal kami adalah pemeriksaan luar jasad korban kemudiannya mensterilkan TKP dengan memasang police line," ungkapnya.
AKP Karyadi menyatakan untuk langkah permulaan, Polsek Sempu akan melakukan penyelidikan dengan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi dan tak menutup kemungkinan penyelidikan mengarah pada pemilik tambang.
"Kita akan lakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan memanggil pemilik tambang," pungkas Kapolsek dengan tiga balok emas di pundaknya itu.
Hingga berita ini diturunkan, nampak beberapa anggota unit reskrim Polsek Sempu tengah mensterilkan Lokasi kejadian karena minimnya penerangan yang tidak memungkinkan untuk dilakukan olah kejadian perkara. (irw)
Editor : Zainul Arifin