BANYUWANGI | B-news.id - Pengunjung Taman Sritanjung Banyuwangi dibuat geger, pasalnya seorang pria diduga terkena serangan jantung mendadak roboh dan meninggal dunia, jumat (14/04/2023) sekira jam 22.00 Wib.
Korban yang tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri disisi timur Taman Sritanjung, oleh warga langsung dievakuasi ke atas kursi taman, namun tak berselang lama korban diketahui telah meninggal dunia.
Kapolsek Banyuwangi Kota, AKP Kusmin menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi mata bernama, Salifah (37) warga Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, awalnya korban bersama saksi dan anaknya berjalan dari arah jalan Sasuit Tubun menuju ke Taman Sritanjung.
Namun sesampainya di Taman Sritanjung, korban yang bernama Rezza Rachim (65) warga kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, ini tiba-tiba roboh tak sadarkan diri.
Berdasarkan pengakuan saksi Salifah, sebelum meninggal dunia, korban bersama dirinya dan anak laki-laki Salifah, sudah 3 hari berada di Taman Sritanjung disebabkan kehabisan uang untuk melanjutkan perjalanan.
"Saksi Salifah mengaku korban bersama dirinya beserta anak laki-lakinya sudah 3 hari berada di Taman Sritanjung karena kehabisan uang," ujar AKP Kusmin, yang sebelumnya sempat menjabat sebagai Kapolsek Wongsorejo ini.

Korban, Rezza Rachim (65) saat dilakukan pemeriksaan visum et repertum di RSUD Blambangan, Jum'at (14/04/2023). (Ist)
Masih menurut keterangan AKP Kusmin, tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihaknya langsung melakukan olah TKP dan selanjutnya korban di evaluasi ke RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan visum et repertum.
"Setelah kami lakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi, selanjutnya korban kami bawa ke RSUD untuk dilakukan visum dan hasil pemeriksaan dokter tidak didapati tanda-tanda kekerasan diduga korban mengalami serangan jantung," ungkapnya
Lebih lanjut AKP Kusmin menambahkan, selain mengevakuasi korban ke RSUD pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banyuwangi, terkait pemulangan saksi dan anaknya serta pemakaman korban.
"Segera kita berkoordinasi dengan pihak Dinsos Banyuwangi untuk proses pemulangan saksi Salifah dan anaknya serta kaitannya dengan pemakaman korban," pungkasnya. (irw)
Editor : Zainul Arifin