Ingin Tinggalkan Legasi, Wahyu Nurhidayat Serap Aspirasi Warga Balongcok

avatar b-news.id
Wahyu Nurhidayat (tengah) didampingi Fery sekretaris PKB dan Fanani berkaca mata senior PKB (foto: eko/B-news.id)
Wahyu Nurhidayat (tengah) didampingi Fery sekretaris PKB dan Fanani berkaca mata senior PKB (foto: eko/B-news.id)

KOTA MOJOKERTO I B-news.id - Minggu malam (18/02/2023) kegiatan reses anggota dewan DPRD Kota Mojokerto dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) Wahyu Nurhidayat di Lingkungan Balongcok Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari Kota Mojokerto dilaksanakan. Wahyu ingin dengan melalui reses ini dia dapat meninggalkan kenang kenangan yang baik disaat menjabat sebagai anggota dewan.

"Saya senang sekali bila dapat membantu merealisasikan khususnya pembangunan atau perbaikan mushollah dan masjid seperti 3 tahun pengabdian saya di legislatif" ujarnya. 

"Saya lahir di Bangkalan, kecil tumbuh di Pasuruan dan besar balik lagi ke kota onde onde. Sebelum jadi anggota dewan saya bekerja di PT. Tjiwi Kimia bagian Enginering, mulai masuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tahun 2018 dan terpilih jadi anggota dewan tahun 2019," terangnya mengawali cerita biografi dirinya. 

Menjadi anggota dewan dia berharap bisa mewarnai kebijakan dan percepatan pembangunan di Kota Mojokerto.

Peserta serap aspirasi anggota dewan Wahyu Nurhidayat di lingkungan Balongcok (foto: eko/B-news.id) 

"Fraksi PKB selalu kritis dalam mencermati pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah kota (pemkot) bukan abal abal. Termasuk inisiatif menggunakan hak interpelasi yang digagas anggota dewan sebelum akhirnya tidak berlanjut karena minimnya dukungan dari anggota atau fraksi lainnya di DPRD Kota Mojokerto," sambungnya. 

Dalam acara reses malam hari itu diberikan sesi usulan atau tanya jawab. Dari keempat usulan yang disampaikan oleh warga sekitar Balongcok yang menarik usulan yang disampaikan oleh modin lingkungan Margorejo.

Dia berharap anggota dewan punya dana taktis untuk solusi cepat seperti yang diusulkannya perbaikan atap mushollah di Balongsari gg.1 yang tidak mungkin menunggu usulan masuk tahun ini dan baru realisasi di tahun depan yakni tahun 2024.

Terakhir usulan dari abah Miftah, supaya warga peka dengan sekeliling dan tidak pesimis untuk mengusulkan berbagai program tidak hanya pembangunan secara fisik akan tetapi juga masalah ekonomi dan sosial melalui jalur Pokir anggota dewan karena selama ini usulan- usulan yang disampaikan ke anggota dewan terutama ke abah Wahyu sapaan akrab Wahyu Nurhidayat 80 prosen terealisasi. (eko)

Berita Terbaru