KOTA MOJOKERTO l B-news.id - Menjelang pesta demokrasi Tahun 2024, diharapkan insan media atau wartawan mengambil peran dalam menjaga kondisi stabilitas sosial politik di Kota Mojokerto.
Mengingat sejarah pemilu di Indonesia, sering terjadi konflik akibat perbedaan pendapat di tengah masyarakat dan wartawan sebagai sumber informasi maka diharapkan wartawan bisa menghasilkan berita yang bertanggung jawab sehingga Kota Mojokerto bisa kondusif.
Hal ini dikemukakan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam acara Coffe Morning Forkopimda Kota Mojokerto bersama insan media di Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Kamis (19/1/2023).
Ia melanjutkan berbagai latar belakang sosial warga di Kota Mojokerto bisa memicu potensi sara."Sejauh ini, keberadaan 6 pemeluk agama di Kota Mojokerto bisa hidup saling berdampingan," tuturnya.
Wali Kota perempuan pertama ini melanjutkan faktor lain bisa juga mempengaruhi stabilitas sosial masyarakat, yaitu kondisi ekonomi.
Terakhir ini isu Inflasi menjadi ancaman di seluruh dunia. Ia mengharapkan sinergi berbagai pihak termasuk TNI dan Polri."Dukungan TNI dan Polri sangat diperlukan agar Kota Mojokerto tetap kondusif," jelasnya.
Di tempat yang sama, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha berharap para rekan media dapat melakukan sesuai fungsi dan peran media.
"Mari bersinergi untuk mewujudkan Bumi Majapahit yang kondusif, sehingga kegiatan pesta demokrasi dapat berjalan baik dan lancar," jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolres Kota Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria yang turut hadir dalam acara tersebut. (eko/ram)
Editor : Zainul Arifin