Diduga Depresi Berat, Ibu Rumah Tangga Asal Kediri Nekat Gantung Diri

avatar b-news.id
Petugas kepolisian datang ke lokasi untuk mealukan olah TKP. (Ist)
Petugas kepolisian datang ke lokasi untuk mealukan olah TKP. (Ist)

KEDIRI | B-news.id- Seorang wanita berinisial S warga Dusun Parerejo Desa Gedang Sewu Kecamatan Pare ditemukan suaminya gantung diri dengan tambang plastik sekitar pukul 15. 00 WIB, di rumahmya. Senin, 5 Oktober 2022.

Korban pertama kali diketahui oleh suami korban. 

Kepada awak media B-news.id, suami korban berinisial D menuturkan awal kejadian. "Pada saat itu saya mencari -cari istri saya di ruang bawah, tetapi tidak ada, lantas saya ke lantai atas, saat itulah saya mengetahui istri saya telah gantung diri," kata Pak (D) yang berprofesi penjual Soto di rumahnya.

*Akibat kejadian tersebut, saya nelapor ke Pak RT, lalu Pak RT melapor ke bapak kepala desa, lantas diteruskan ke Polsek Pare. Setelah menunggu beberapa lama baru anggota Polsek Pare datang ke lokasi kejadian (TKP), lalu menurunkan istri saya yang telah tidak bernyawa,"paparnya.

Korban meninggalkan empat anak, salah satu anaknya seorang laki laki adalah seorang guru SMP swasta di wilayah Pare bertempat tinggal di rumah itu.

Saat kejadian sang anak masih mengajar,  namun sebelumnya sekitar jam 14.30 Wib dia sempat pulang dulu ke rumah untuk membuatkan kopi kemudian dia balik ke sekolah dimana dia sedang mengajar. Tidak lama kemudian sang anak di telepon seseorang memberitahukan bahwa ibunya meninggal. Sontak dia bergegas pulang lagi.

Motif gantung diri S belum jelas. Menurut (D), selama lima hari sebelumnya istrinya berubah agak pendiam seakan berpikir berat, selain itu istrinya juga tidak punya penyakit kronis serta tidak ada masalah dengan anak anaknya.

Sementara itu pihak kepolisian masih mendalami sebab sebab peristiwa gantung diri tersebut. (sis)

Berita Terbaru