Kinerja Awal 2026, Arus Petikemas TTL Tumbuh 9 Persen

avatar Redaktur
Pertumbuhan signifikan terjadi pada arus petikemas internasional yang mencapai 49.886 TEUs. (foto: ist)
Pertumbuhan signifikan terjadi pada arus petikemas internasional yang mencapai 49.886 TEUs. (foto: ist)

SURABAYA | B-news.id - Mengawali tahun 2026, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatatkan kinerja operasional positif. Pada Januari 2026, total arus petikemas TTL mencapai 234.895 TEUs, tumbuh 9,1% dibanding periode yang sama tahun lalu 215.819 TEUs.

Pertumbuhan signifikan utamanya terjadi pada arus petikemas internasional yang mencapai 49.886 TEUs, meningkat tajam 91,9% dibanding realisasi Januari 2025 sebesar 26.000 TEUs.

Capaian ini mencerminkan peningkatan peran TTL dalam mendukung aktivitas logistik nasional dan international sekaligus keberhasilan program optimalisasi kesiapan dan pelayanan operasional, sehingga TTL mampu menangani lonjakan arus petikemas di awal 2026.

Lonjakan arus petikemas internasional itu didorong adanya tambahan 3 ad hoc call pelayaran internasional Wan Hai Lines, serta penambahan 5 layanan internasional baru yang mulai beroperasi sejak kuartal IV/2025.

Direktur Utama TTL, David Pandapotan Sirait, menyampaikan, capaian positif di awal tahun ini sejalan dengan tren pertumbuhan arus petikemas global serta meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap kualitas layanan TTL.

“PT Terminal Teluk Lamong secara konsisten mengedepankan layanan operasional yang unggul, andal, dan aman guna menghadirkan standar layanan terminal yang berdaya saing tinggi,” jelas David, Jumat (20/2/2026).

Kinerja positif juga tercermin pada terminal-terminal di bawah pengelolaan TTL. TPK Lamong mencatatkan pertumbuhan arus 27�ngan realisasi 91.530 TEUs, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, TPK Nilam juga membukukan pertumbuhan arus 21�ngan realisasi 42.003 TEUs.

Dengan strategi operasional yang efektif dan efisien, serta komitmen berkelanjutan terhadap pengembangan SDM, TTL optimistis dapat menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif dan terus memperkuat kontribusinya mendukung konektivitas logistik serta perekonomian nasional maupun internasional sepanjang tahun 2026. (hari)

Berita Terbaru