SURABAYA | B-news.id - Anggota DPRD Provinsi Jatim Hari Putri Lestari, SH. MH, menerima kehadiran delegasi BKKS (Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial) Jawa Timur di ruang Paripurna DPRD Provinsi Jatim.
Audensi tersebut menghadirkan perwakilan anak-anak dari SMA, SMK, SMP, hingga Disabilitas dan para pemenang olah raga tingkat nasional (berkebutuhan khusus) dari beberapa kota / kabupaten di Jawa Timur.
Audensi dalam rangka Peringatan Hari Anak tersebut, berlangsung khidmat dan sukses. Ada beberapa poin penting yang disampaikan tentang permasalahan dan kebutuhan-kebutuhan anak yang perlu diperjuangkan oleh DPRD Provinsi Jatim.
"Di antaranya mengoptimalkan kartu identitas anak ( KIA), Optimalisasi wadah partisipasi anak dalam menyampaikan pendapatnya secara inklusif sampai tingkat desa/kelurahan. Meminta pemerintah memper- ketat regulasi pemberian dispensasi perkawinan usia anak (usia dini)," terang politisi PDIP ini.
Wakil ketua DPD PDIP Jatim ini menyampaikan bahwa perlunya memaksimalkan pendidikan parenting dan pranikah. Memberikan pendampingan khusus bagi perokok anak dan edukasi tentang bahaya merokok dan memperkuat regulasi kawasan bebas rokok.
"Disamping itu, kita juga harus mendukung wajib belajar 12 tahun dan bea siswa ditingkatkan. Memaksimalkan Pusat Kreatifitas anak, serta memberi perhatian khusus terhadap anak yang memerlukan Parlindungan khusus secara tanggap dan efektif," sambung anggota Komisi E ini.
HPL, panggilan akrab Hari Putri Lestari, juga menyebutkan adanya perhatian dan upaya serius terhadap pencemaran sungai, udara dan sampah plastik yang membahayakan kesehatan.
"Hasil audensi akan disampaikan untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintahan Jawa Timur (Pemeintah dan DPRD Jatim)," tandasnya.
HPL menambahkan, pihaknya mengapresiasi kehadiran Anak-anak datang ke kantor DPRD Jatim ini, disamping mereka ingin mengetahui tugas-tugas wakil rakyat, mereka juga ingin melihat manfaatnya bagi masyarakat.
"Bagian dari pendidikan politik bahwa penting mengenal, mengetahui, paham dan turut berpartipasi. Masyarakat diharap pro aktif, termasuk anak-anak boleh menyampaikan pengaduan dan usulan-usulan pada wakil rakyat," pungkasnya. (yul)
Editor : Zainul Arifin